Domenicali Berharap Bagnaia Tutup Kebersamaan dengan Ducati Lewat Hasil Gemilang

Domenicali .(poto/net)

Jakarta, Satuju.com - CEO Ducati, Claudio Domenicali, berharap Francesco Bagnaia mampu mengakhiri perjalanan panjang bersama tim pabrikan Italia tersebut dengan pencapaian positif. Ia ingin pembalap berjuluk Pecco itu memberikan penutup manis bagi kerja sama yang telah menghasilkan dua gelar juara dunia MotoGP.

Bagnaia telah memperkuat Ducati selama delapan musim di kelas utama. Dalam periode tersebut, ia sukses mengoleksi dua gelar juara dunia dan 31 kemenangan balapan. Catatan itu menjadikannya sekaligus pembalap paling sukses Ducati sepanjang sejarah kiprahnya di MotoGP.

Namun, performa Bagnaia mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Ia terakhir kali meraih kemenangan lebih dari satu tahun lalu dan belum kembali naik podium sejak jeda musim panas. Kondisi tersebut membuatnya kini tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara.

Situasi itu menjadi perhatian Ducati, terlebih Bagnaia dipastikan akan bergabung dengan Aprilia pada musim mendatang. Putaran Malaysia akhir pekan lalu bahkan dinilai sebagai salah satu kesempatan terakhir bagi pembalap Italia tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Desmosedici.

Domenicali menegaskan bahwa penurunan kinerja Bagnaia bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan maupun hubungan yang buruk dengan tim. Menurutnya, Ducati masih kesulitan menemukan solusi untuk mengatasi situasi yang tengah dialami pembalap andalannya tersebut.

"Saya rasa situasi Pecco tidak kekurangan apa pun, baik dari segi bakat maupun kualifikasi dengan tim. Hanya saja, kami belum berhasil menemukan kunci untuk mengatasi rumit yang kini terasa agak buntu ini," ujar Domenicali, dikutip dari Motorsport.com.

Ia mengaku lebih memilih mengenang pencapaian Bagnaia ketika tampil dominan pada musim 2022 dan 2023, serta keberhasilannya memenangkan 11 balapan sepanjang musim 2024.

Domenicali juga berharap Bagnaia masih mampu meraih hasil memuaskan dalam seri-seri tersisa, termasuk di Qatar, Portimao, maupun Valencia.

Menurutnya, hasil positif pada penghujung musim akan menjadi cara terbaik untuk mengakhiri perjalanan kerja sama yang telah memberikan kesuksesan besar bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, dari sisi lain garasi Ducati Lenovo, Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 pada seri Qatar akhir pekan ini.

Adapun posisi Bagnaia di Ducati untuk musim depan akan diisi pembalap KTM, Pedro Acosta. Perubahan tersebut sekaligus menandai dimulainya era baru Ducati setelah berakhirnya kebersamaan dengan salah satu pembalap tersukses mereka.

Tag: MotoGP, Francesco Bagnaia, Ducati, Claudio Domenicali, Marc Marquez, Pedro Acosta, Aprilia, MotoGP 2026


BERITA TERKAIT