FPKB Tak Surut Diguyur Hujan, Penghijauan Kulim Terus Berlanjut
FPKB kembali menanam puluhan pohon buah di Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Hujan tak menyurutkan komitmen pemuda menghijaukan lingkungan.(poto/ist)
PEKANBARU, Satuju.com – Gerakan penghijauan Kecamatan Kulim, Pekanbaru, yang digagas Forum Pemuda Kulim Bersatu (FPKB) terus berlanjut. Meski diguyur hujan, puluhan pohon buah kembali ditanam di sejumlah titik permukiman, Sabtu (7/11/2026).
Kali ini, FPKB menanam pohon jambu Jamaika dan belimbing di sepanjang Jalan Palembang 1, kawasan Perumahan Bertuah Sejahtera (Pemko), serta sisi Jalan RT 02, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim.
Aksi tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan penanaman pohon matoa yang telah dilaksanakan sepekan sebelumnya. Konsistensi ini menjadi bagian dari komitmen FPKB membangun lingkungan permukiman yang lebih hijau, teduh, dan nyaman.
Ketua FPKB, Iyan Banjar, mengatakan penghijauan akan menjadi program berkelanjutan organisasi di wilayah Kecamatan Kulim. Ia juga menyebut gerakan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho.
"Saya bersama seluruh pengurus sudah berkomitmen untuk terus melakukan penghijauan di wilayah Kecamatan Kulim. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Pekanbaru sekaligus kepedulian kami terhadap lingkungan. Insyaallah, kami akan istiqamah. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar kegiatan positif ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi warga," ujar Iyan Banjar.
Sementara itu, Dewan Penasihat FPKB, Rahmat Handayani, mengapresiasi langkah Ketua FPKB bersama seluruh pengurus yang terus menjalankan kegiatan sosial dan lingkungan.
Menurut Rahmat, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menilai aksi penanaman pohon tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
"Saya sudah cukup lama menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan. Kali ini, Bang Iyan Banjar bersama jajaran FPKB menunjukkan langkah nyata melalui gerakan penanaman pohon untuk mewujudkan Kecamatan Kulim yang lebih hijau, asri, dan nyaman," ungkap Rahmat.
Rahmat juga menilai semangat para pengurus yang tetap melakukan penanaman meski hujan menunjukkan keseriusan dalam menjalankan program organisasi.
Ia berharap FPKB bersama masyarakat tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga memastikan pohon-pohon tersebut mendapat perawatan hingga tumbuh dan memberikan manfaat.
Menurutnya, penghijauan bukan sekadar memperindah kawasan permukiman. Pohon juga menjadi investasi lingkungan jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang.
Melalui gerakan berkelanjutan ini, FPKB berharap Kecamatan Kulim semakin hijau, teduh, dan nyaman. Organisasi tersebut juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga tanaman yang telah ditanam agar gerakan penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
