satuju.com

Copyright © satuju.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Demi Selamatkan Pulau Terluar 

BEM polbeng, Pijar Melayu dan Hipematan Adakan Edukasi Bahaya Abrasi Serta Penanaman Mangrove

Bengkalis, satuju.com - Dengan mengangkat tema “Edukasi Bahaya Abrasi kepada Masyarakat Pulau Terluar dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Negara Indonesia”, BEM Polbeng bersama Pijar Melayu dan mitra Hipematan melaksanakan kerja sama dalam kegiatan MEMIJAR (Menanam Mangrove, Edukasi dan Jaga Pulau Terluar).


"Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 25 Agustus 2021. Kegiatan ini diawali dengan edukasi yang disampaikan langsung oleh beberapa narasumber dan dilanjutkan dengan penanaman bibit Mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.


Dalam hal ini, Pak Akmal Indra, S.Pd., MT juga turut memberikan sambutan sebagai Wakil Direktur III sekaligus Pembina dari BEM Polbeng, dan di buka oleh Bupati Bengkalis yang diwakilkan oleh asisten 1 Bupati, yaitu Bapak H. Ismail.


Kegiatan ini didukung juga oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, dan juga Kapolres Bengkalis. Turut hadir juga menjadi peserta penyuluhan, yaitu mahasiswa Kabupaten Bengkalis yang berasal dari STIE Syariah dan STAIN Bengkalis.


M. Abdul Kadir Jailani selaku Presiden Mahsiswa Polbeng 2021 menjadi pembicara mengenai edukasi menjaga menjaga pulau terluar di wilayah kepemilikan NKRI. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah masyarakat pesisir memahami tentang penanaman bibit mangrove, dan mencegah terjadinya abrasi di wilayah pesisir.


“Pentingnya meningkatkan kepedulian mengenai menjaga pulau terluar seperti pulau Bengkalis, bahaya abrasi dari tahun ke tahun mengancam daratan pulau terluar mengakibatkan luas daratan menjadi berkurang dan zona ekonomi eksklusif juga ikut tertarik itu tentu saja bisa merugikan banyak pihak apalagi para nelayan seperti pulau Bengkalis,Rupat dan rangsang yg langsung di hadapkan ke selat Melaka membuat ganasnya ombak menggerus tanah di pesisir pantai, "kata Abdul.


Dari kegiatan ini, Abdul selaku Presma Polbeng juga berharap agar kegiatan ini bermanfaat dan perlu diperhatikan untuk memperhatikan lingkungan sekitar dan bakau yang di tanam dapat tumbuh dan menjadi pendorong tanah di pesisir pantai agar tidak terjadi abrasi.


Memijar NKRI


Tema : edukasi bahaya abrasi kepada masyarakat pulau terluar dalam menjaga menjaga negara Indonesia


Presiden Mahasiswa Abdul BEM Politeknik Negeri Bengkalis Menjadi pembicara mengenai edukasi bahaya abrasi dalam menjaga pulau terluar di wilayah yang dimiliki NKRI. 


Abdul berfikir bahwa penting nya meningkatkan kepedulian mengenai menjaga pulau terluar seperti pulau Bengkalis, bahaya abrasi dari tahun ke tahun mengancam daratan pulau terluar mengakibatkan luas daratan menjadi berkurang dan zona ekonomi eksklusif juga ikut tertarik itu tentu saja dapat merugikan banyak pihak apalagi para nelayan seperti pulau Bengkalis , Rupat dan rangsang yang langsung di hadapkan ke selat Melaka membuat ganasnya ombak menggerus tanah di pesisir pantai, oleh sebab itu Abdul mengatakan harus adanya langkah konkrit dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan suatu solusi mengatasi masalah ini.


Namun demikian, kordinator daerah kabupaten Bengkalis BEM SE Riau itu juga mengatakan mahasiswa siap bertemu jika hal ini di tangan masih banyak wilayah pesisir yang belum sama sekali ada program untuk mencegah terjadinya abrasi, BEM Polbeng bersama pijar Melayu membuat agenda penyuluhan dan penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya memperhatikan pulau terluar yang abrasi, "tutupnya.**