Arbolino Raih Pole Terdepan di Moto2 San Marino
Tony Arbolino
Jakarta, Satuju.com - Di kandang sendiri di Misano, Tony Arbolino meraih pole Moto2 pertamanya mengungguli kompatriotnya Vietti dan Ai Ogura. Ketiga pembalap berusaha mengambil keuntungan dari hari buruk Sergio Garcia di kualifikasi Moto2 San Marino.
Tony Arbolino tidak pernah meraih posisi terdepan di Moto2. Pembalap Italia itu mendapatkannya pada Sabtu (7/9/2024) di kandangnya sendiri di Misano. Pembalap Marc VDS itu akan memulai balapan di depan rekan senegaranya, Celestino Vietti, dan Ai Ogura.
Sergio Garcia sial dan untuk akhir pekan kedua berturut-turut ia gagal lolos dari Q1. Pemimpin klasemen itu akan start dari posisi ke-24.
Kualifikasi Moto2 berlanjut dengan matahari yang bersinar di atas Misano, menjadikannya hari yang sempurna untuk berkendara. Sergio Garcia tak mampu melangkah ke kualifikasi kedua.
Alonso Lopez menjadi yang pertama menduduki posisi teratas dengan 1:36,016, mengungguli dua pembalap RW-Idrofoglia Racing GP, Zonta Van der Goorbergh dan Barry Baltus. Namun, pembalap asal Belanda ini terjatuh di Tikungan 4 sesaat setelah mencatatkan waktu. Putaran pertama Garcia dibatalkan, namun ia mampu menulis 1:36,383 yang membuatnya berada di urutan ketujuh sebelum pergantian ban yang biasa dilakukan pada putaran kedua.
Dengan kompon baru tersebut, pembalap Beta Tools SpeedUp kembali mendominasi. Rider #21 ini menciptakan 1:35,547, yang sudah tidak dapat diatasi oleh pembalap lain. Ia bahkan meningkatkan catatan waktu menjadi 1:35,446.
Bersama Lopez, Bo Bendsneyder yang terpaut 0,4 detik, Filip Salac, dan Senna Agius berhasil lolos.
Yang keluar adalah Zonta Van der Goorbergh, Barry Baltus, Jeremy Alcoba, Somkiat Chantra, Mattia Pasini, Sergio García Dols, yang harus start di urutan ke-24 dengan cedera bahu dan terancam kehilangan puncak klasemen, Darryn Binder, Izan Guevara, Jaume Masia, Mario Suryo Aji, Xavi Cardelús, Unai Orradre, dan Xavi Artigas.
Q2 dimulai dengan dua kecelakaan, Dennis Foggia dan Manu Gonzalez, meskipun untungnya keduanya tidak mengalami cedera fisik.
Dalam hal waktu putaran, Alonso Lopez mengambil keuntungan dari tarikan yang ia dapatkan dari Q1 dan mulai memimpin dengan 1:35,723. Pada lap kedua, ia dikalahkan oleh Ai Ogura dan Diogo Moreira, tapi kemudian mengambil alih berkat 1:35,521. Di belakang pembalap Spanyol itu adalah Aron Canet, terpaut 0,2 detik dari catatan waktu terbaik.
Di awal para pembalap keluar kedua kalinya, hanya sedikit yang mampu mendekati catatan waktu rider Brasil itu di puncak catatan waktu, hingga akhirnya pembalap Italia itu menyerang. Berlari bersama, Tony Arbolino mampu memimpin dengan catatan waktu 1:35,229, dengan Celestino Vietti berada di urutan kedua, hanya terpaut 0,011 detik.
Posisi teratas tidak beranjak lebih jauh, meskipun Vietti berusaha mengalahkan Arbolino. Ai Ogura menutup barisan terdepan, di depan Aron Canet.
Diogo Moreira berada di urutan kelima, di depan Albert Arenas, Joe Roberts, Alonso Lopez, Manu Gonzalez, Fermin Aldeguer, Filip Salac, Marcos Ramirez, Deniz Öncü, Jake Dixon, Bo Bendsneyder, Senna Agius, Ayumu Sasaki, dan Dennis Foggia. Akhir sesi ditandai dengan kibaran bendera kuning.

