Ambil Alih Pasokan Air di Suriah, Israel Kuasai Bendungan
Pasukan Israel Kuasai Bendungan
Jakarta, Satuju.com - Semua bukit strategis dan lokasi militer di Provinsi Quneitra telah dikuasai pasukan pendudukan Israel dan mengambil alih sumber utama pasokan air Suriah.
Dilansir Middle East Monitor, pasukan pendudukan Israel menguasai dasar sungai Yarmouk dan Bendungan Al-Wahba, yang memasok air ke Yordania untuk keperluan minum dan pertanian, serta listrik tenaga air ke Suriah.
Dengan menguasai bendungan tersebut, Israel secara langsung telah memperoleh kendali atas salah satu sumber air utama di Suriah.
"Pasukan Israel memasuki Desa Koya dan Bendungan Al Wahda yang bersejarah di dekat perbatasan Suriah-Yordania," demikian laporan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
"(Pasukan) ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, setelah memberikan peringatan kepada penduduk agar menyerahkan senjata mereka di daerah tersebut," lanjut laporan itu.
Laporan media Al Mayadeen juga mengatakan bahwa tentara Israel merebut 440 kilometer persegi wilayah Suriah.
Dengan menguasai bendungan tersebut, Israel secara langsung telah memperoleh kendali atas salah satu sumber air utama di Suriah.
"Pasukan Israel memasuki Desa Koya dan Bendungan Al Wahda yang bersejarah di dekat perbatasan Suriah-Yordania," demikian laporan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
"(Pasukan) ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, setelah memberikan peringatan kepada penduduk agar menyerahkan senjata mereka di daerah tersebut," lanjut laporan itu.
Laporan media Al Mayadeen juga mengatakan bahwa tentara Israel merebut 440 kilometer persegi wilayah Suriah.
Pasukan Israel menduduki Gunung Hermon saat mereka bergerak ke zona demiliterisasi antara Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, menyusul runtuhnya rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad.
Israel mengeklaim langkah itu "terbatas dan sementara", untuk memastikan keamanan perbatasan Israel. Namun negeri Zionis tidak memberikan indikasi kapan pasukan akan ditarik.

