Hukum
-
Foto Menpolhukam BEM Uniks disalah gunakan??? Ini Kronologisnya
Teluk Kuantan - Kemenpolhukam BEM Uniks Boby Hariansyah Purba, disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Nomor -
Aktivis Dukung Kinerja Kejari Kuansing Ungkap Kasus Korupsi SPPD Fiktif
Teluk Kuantan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing) Telah menetapkan HAP sebagai tersangka dugaan korupsi surat perintah -
Sat Narkoba Polres Bengkalis Berhasil Tangkap 3 Pelaku
BENGKALIS/RIAU - Pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021 pukul 13:00 Wib, bertempat di Halaman Mapolres Bengkalis, Jl. Pertanian Desa -
Dinilai Berhasil Berantas Narkoba, Kapolda Riau Menerima Penghargaan Dari Managemen Media Online
Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menerima penghargaan dari perusahaan media cakaplahdotcom yang diwakili oleh -
Dugaan Penggelapan dan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi, Bahar; Berharap Penegak Hukum Usut Tuntas
Pelalawan - Penyaluran bantuan pupuk bersubsidi program tahun 2020 yang diperuntukkan untuk petani hortikultura dan tanaman pangan -
Tim KPA Geruduk ke Dinas DLHK Provinsi Riau Terkait AMDAL PT EUP
PEKANBARU - Tim Komite penyelamat Aset Kota Dumai bertemu dengan kadis DLHK Provinsi Riau terkait permasaalahan izin Amdal PT Energi Unggul -
Ketua Umum Santri Tani Nahdatul Ulama di Teror, T Rusli Ahmad Minta di Usut Hingga Tuntas
Pekanbaru - Rumah Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Santri Tani Nahdatul Ulama (SANTAN NU) T. Rusli Ahmad, SE diteror tulisan -
Terkait Teror Kepala Anjing Kepada Kasi Penkum Kejati Riau, Ini Pendapat Pakar Hukum Pidana
Pekanbaru - Sebelumnya diberitakan, Riau Andalas.com Kapolda Riau Irjend Polisi, Agung Setya Imam Effendi, menyatakan bahwa pihaknya telah -
Rumah Kasipenkum Kejati Riau Diteror Kepala Anjing, LSM Minta Polisi Bertindak
PEKANBARU - Elemen Antikorupsi mengutuk keras peristiwa teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah Kepala Seksi Penerangan Hukum -
Iwan Sarjono Siahaan dan Ibunya Bantah Tudingan Bapak dan Saudaranya
PEKANBARU - Kisah seorang anak dari 6 bersaudara menjadi korban amukan dan fitnahan saudara dan ayah kandungnya sendiri. Iwan Sarjono











