Proyek Siluman
Proyek Milyaran Tanpa Plang, BPN ICI: Penggalian Pipa PDAM Tidak Sesuai KAK
Poto : Lokasi Peningkatan Distribusi air PDAM Ibu Kota Kecamatan (IKK) Bukit Batu.
BENGKALIS, Satuju.com - Pekerjaan Proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis diduga tidak sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK).
Hal ini disampaikan langsung oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Pengawas Investigation Corruption Indonation (LSM BPN ICI) Provinsi Riau Darwis, AK saat berada di lokasi pekerjaan, Sungai Pakning, Jum'at (10/12/2021).
Dikatakan Darwis, pekerjaan proyek yang menelan anggaran APBD Kabupaten Bengkalis Milyaran Rupiah ini dikerjakan tanpa papan plang alias belum mengantongi izin.
"Tidak ada sama sekali terlihat adanya papan plang. Sudah tentu pekerjaan ini siluman alias tidak memiliki izin,"tegas Darwis yang juga sebagai Ketua Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI).
Darwis juga menjelaskan penggalian lubang pipa PDAM tidaklah sesuai dengan ketentuan kerangka acuan kerja (KAK), karena banyak ditemukan kesalahan yang fatal salah satunya pengalian lobang pipa PDAM tidak dilakukan penggalian semuanya, melainkan dikerjakan berjarak 10 M antara lobang ke lobang.
"Ketentuan Kerangka acuan kerja tidaklah seperti itu, ini merupakan suatu penyimpangan sehingga kontraktornya ingin meraup untung banyak. Penggalian lobang pipa itu harusnya dilakukan penggalian semua, bukan berjarak jarak. Dan apabila di gali dengan berjarak jarak seperti itu besar kemungkinan pipa tersebut akan mengalami patah atau retak dengan kurun waktu yang tidak lama, karena pipa tersebut berongga dan tidak padat maka tanah tersebut akan turun."tuturnya.
"Kita harap proyek ini dihentikan dulu, karena belum ada kejelasan baik dari izinnya, maupun pekerjaannya yang tidak sesuai KAK,"tutup Darwis.
Pantauan media ini di lokasi juga memang belum ada ditemukan papan plang yang terpajang. Mulai dari Desa Dompas hingga di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Sungai Pakning.
Terakhir, disampaikan juga salah satu warga Sungai Pakning bahwa pekerjaan penggalian lubang pipa tersebut tidaklah beraturan sehingga sisa tanahnya berserakan.
"Seharusnya sisa tanah tersebut ditimbun dengan benar. Dan kami sangat khawatir dengan pekerjaan ini, karena bisa membahayakan jiwa kami ketika berkendaraan. Dan terus terang saja kemarin kami hampir jatuh akibat sisa tanah pekerjaan ini,"ucap warga kepada Wartawan yang tidak ingin namanya di cantumkan.
Terkait apakah pekerjaan kita atau PDAM saya belum dapat informasi seluruhnya bg..yang jelas informasi dilapangan pekerjaan kita untuk galian dan pemasangan pipa itu sudah selesai sejak Minggu kemaren..pekerjaan kita tinggal perbaikan beton..ini tanggung jawab kita untuk memperbaiki beton kembali,"terang Kepala Bidang Cipta Karya Randi kepada redaksi satuju.com, Jumat (10/12/21).
Direktur PDAM Bengkalis dikonfirmasi via whatsapp masih cek list satu, sampai berita ini diterbitkan masih belum ada jawaban. Selanjutnya baca disini

