Keistimewaan Bulan Rajab dan Amalan Puasa yang Penuh Pahala

Ilustrasi. (poto/net).

Satuju.com - Bulan Rajab jatuh pada bulan ketujuh pada kalender Islam, dari salah satu empat bulan haram. “Rajab” sendiri memiliki arti “untuk menghormati,” yang bermakna memiliki banyak amalan-amalan dalam Islam untuk umatnya.

Perlu diketahui, bulan Rajab termasuk ke dalam bulan-bulan mulia yang disebut asyhurul hurum atau bulan haram yang keistimewaannya tidak dimiliki oleh bulan lain. Umat Muslim dianjurkan untuk melakukan amalan yang menambah pahala. Salah satunya adalah melaksanakan ibadah sunnah puasa Rajab.

Dijelaskan dalam surah At-Taubah ayat 36 sebagai berikut:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ۝٣٦

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah [9]:36).

Jadwal Puasa Rajab 2025

Mengutip detikSulsel, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025, 1 Rajab 1447 H akan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, dan akan berlangsung hingga Senin, 19 Januari 2026.

Beauties bisa memulai berpuasa pada awal Rajab. Lalu, waktu lain yang dianjurkan untuk melakukan puasa Rajab adalah waktu-waktu berikut ini:

1. Tanggal 1, 2, 3 Rajab

Dalam sebuah riwayat yang diceritakan oleh Ibnu Abbas, ia mengatakan puasa di bulan Rajab bisa melunturkan dosa-dosa. Ia menyampaikan, "Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, di hari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, di hari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan." (HR. Abu Muhammad al-Khalali)

Dalam penanggalan Masehi, maka puasa Rajab dapat dilaksanakan pada: 

1 Rajab 1447 H: Minggu, 21 Desember 2025
2 Rajab 1447 H: Senin, 22 Desember 2025
3 Rajab 1447 H: Selasa, 23 Desember 2025

2. Puasa Senin-Kamis

Kamu juga dapat melaksanakan puasa Rajab dengan menggabungkannya bersama puasa Senin dan Kamis selama sebulan penuh. Kamu dapat berpuasa pada tanggal berikut:

Senin, 22 Desember 2025
Kamis, 25 Desember 2025
Senin, 29 Desember 2025
Kamis, 1 Januari 2026
Senin, 5 Januari 2026
Kamis, 8 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Senin, 19 Januari 2026

3. Puasa Ayyamul Bidh

Sementara itu, jika ingin digabungkan dengan puasa tiga hari di pertengahan bulan atau Ayyamul Bidh, dapat di tanggal berikut:

13 Rajab 1447 H: Jumat, 2 Januari 2026
14 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026

Niat dan Tata Cara Puasa Rajab

Berikut niat puasa Rajab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Swt.

Adapun tata caranya adalah sebagai berikut:

1.Membaca niat puasa Rajab
2. Makan dan sahur sebelum waktu fajar
3. Menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa dari pagi hingga tenggelamnya matahari
4. Memperbanyak amalan ibadah
5. Menyegerakan berbuka puasa saat waktu Maghrib tiba.
6. Orang yang ingin berpuasa sunnah Rajab tetapi tidak sempat melafalkan niat dan berniat puasa di malam harinya boleh menyusul pelafalan niat sunnah puasa 7. Rajab di siang harinya, selagi ia belum membatalkan hal-hal yang membatalkan puasa.

Berikut adalah lafal niat ketika siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”

Keutamaan Puasa Rajab

Mengutip Baznas.go.id, Imam al-Ghazali dalam Ihyâ 'Ulumiddîn (juz 3, h. 431) mengutip hadits yang menjelaskan keutamaan puasa Rajab yaitu:

1. Pahala sebulan

Berpuasa satu hari di bulan Rajab dianggap setara dengan berpuasa selama sebulan. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan." (HR At-Thabrani).

Untuk Beauties yang ingin mengumpulkan banyak pahala di awal tahun baru masehi ini, bisa menjalankan puasa Rajab.

2. Lebih utama dari puasa di bulan lain

Ternyata, satu hari berpuasa di bulan istimewa ini, lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan lainnya.

Artinya: "Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram."

3. Membuka pintu surga

Berpuasa selama 8 hari di bulan ini dapat membuka 8 pintu surga. Tentu ini menjadi hal yang sangat istimewa ya!

4. Mendapat pahala setara orang yang berpuasa 60 bulan

Dari Abu Hurairah (sahabat Nabi Muhammad SAW), Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan."

5. Perlindungan dari pintu-pintu neraka

Terakhir, berpuasa tujuh hari di bulan Rajab akan menutup pintu-pintu neraka jahanam.