Jejak Dukungan Soekarno untuk Palestina Berakar dari Solidaritas Sejarah

Soekarno. (poto/net)

Jakarta, Satuju.com - Dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina bukanlah sikap yang muncul belakangan. Sejak era Presiden pertama Indonesia, Soekarno, komitmen tersebut telah menjadi bagian dari sikap politik luar negeri Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan.

Melansir informasi yang beredar, penentangan Soekarno terhadap penjajahan di tanah Palestina bukan sekadar retorika, melainkan sikap yang berangkat dari hubungan historis dan solidaritas antarbangsa.

Meski tidak pernah mengunjungi Palestina secara langsung, dukungan Sang Proklamator terhadap kemerdekaan Palestina tercatat kuat dalam berbagai catatan sejarah diplomasi Indonesia.

Dukungan Palestina untuk Kemerdekaan Indonesia

Sejarah mencatat, setahun sebelum Indonesia merdeka tepatnya pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina, Muhammad Amin al-Husseini, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan melalui siaran radio dan memicu gelombang solidaritas masyarakat Timur Tengah kepada Indonesia. Hal ini tercatat dalam buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri karya M. Zein Hassan.

Pada 1947, saat Indonesia masih berjuang mempertahankan kedaulatan dari agresi militer Belanda, dukungan negara-negara Arab menjadi sangat penting. Mesir tercatat sebagai negara pertama yang secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia, membuka jalan bagi pengakuan internasional yang lebih luas.

Sikap Politik Soekarno

Bagi Soekarno, setiap bangsa memiliki hak menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan negara lain. Prinsip tersebut menjadi dasar kuat dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.

Sejak masa kepemimpinannya, Indonesia konsisten menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina di berbagai forum internasional sebagai bentuk solidaritas dan balas budi atas dukungan historis yang pernah diberikan.

Jejak sejarah ini menunjukkan bahwa hubungan Indonesia dan Palestina dibangun atas dasar solidaritas perjuangan melawan penjajahan, nilai yang hingga kini masih menjadi pijakan politik luar negeri Indonesia.

Sumber:

https://www.historia.id/article/sukarno-dan-palestina-dw5op

https://nu.or.id/nasional/cerita-indonesia-gagal-lolos-piala-dunia-1958-karena-menolak-israel 

antaranews.com/news/119688/news-focus-indonesia-will-always-fight-for-and-be-with-palestine