Karlina Supelli: Pendidikan Bukan Sekadar Rumus dan Nilai

Karlina Supelli

Satuju.com - Sebuah unggahan dari akun Instagram @filsufsejati menarik perhatian warganet setelah mengangkat pesan reflektif mengenai makna pendidikan sejati. Unggahan tersebut menyoroti kritik terhadap sistem pendidikan yang dinilai terlalu menekankan kepatuhan, hafalan, dan kompetisi semata.

Dalam narasi yang dibagikan, disebutkan bahwa banyak orang terjebak dalam “kerangketa” kurikulum, di mana peserta didik dibiasakan menerima jawaban tanpa ruang untuk bertanya atau berpikir kritis. Kondisi ini dinilai membuat proses belajar menjadi kering dan kehilangan makna kemanusiaan.

Melalui pesan yang mengutip pemikiran Karlina Supelli, pendidikan sejati diingatkan bukan hanya soal penguasaan teknis atau rumus, melainkan proses mengolah batin, mengasah imajinasi, serta menumbuhkan keberanian untuk mempertanyakan status quo. Tanpa dimensi tersebut, pendidikan dikhawatirkan hanya melahirkan individu berijazah namun miskin empati.

Unggahan itu juga mengajak masyarakat untuk tidak mematikan rasa ingin tahu hanya demi mengejar nilai akademik. Pendidikan dipandang sebagai proses yang seharusnya mendorong manusia memahami tujuan yang lebih besar dari sekadar kepentingan pribadi.

Pesan reflektif ini pun memicu diskusi di kalangan warganet mengenai pentingnya menghadirkan sistem pendidikan yang lebih humanis, kreatif, dan mampu membentuk karakter, tidak hanya berorientasi pada capaian angka di atas kertas.