Kisah Muhammad Ali Taher, Saudagar Palestina yang Disebut Pernah Danai Diplomasi Awal Kemerdekaan RI

Muhammad Ali Taher

Jakarta, Satuju.com – Sebuah kisah sejarah mengenai hubungan Indonesia dan Palestina kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Melalui unggahan akun Instagram @arsip.peristiwa, muncul cerita tentang seorang saudagar Palestina bernama Muhammad Ali Taher yang disebut pernah membantu pembiayaan diplomasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa setelah Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, perjuangan bangsa tidak serta-merta selesai. Pemerintah Indonesia yang baru berdiri saat itu menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pengakuan dari negara-negara lain di dunia.

Upaya diplomasi menjadi langkah penting agar kemerdekaan Indonesia diakui secara internasional. Namun pada masa awal tersebut, kondisi keuangan negara masih sangat terbatas sehingga menyulitkan pengiriman diplomat ke luar negeri.

Dalam situasi itulah muncul sosok Muhammad Ali Taher, seorang pengusaha kaya asal Palestina yang disebut bersimpati terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia dikisahkan memberikan bantuan dana kepada para diplomat Indonesia yang sedang menjalankan misi di kawasan Timur Tengah.

Menurut cerita yang beredar, Muhammad Ali Taher bahkan mencairkan seluruh simpanan uangnya di bank untuk membantu perjuangan diplomasi Indonesia. Bantuan tersebut diberikan secara sukarela tanpa meminta imbalan apa pun.

Ketika para diplomat Indonesia hendak membuatkan kuitansi sebagai tanda terima, ia disebut menolaknya karena ingin memberikan bantuan tersebut secara ikhlas.

Dukungan finansial itu disebut berperan dalam membantu upaya lobi diplomatik Indonesia di Timur Tengah. Sejumlah negara Arab kemudian menjadi pihak yang lebih awal memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia.

Salah satu negara yang tercatat memberikan pengakuan awal terhadap kedaulatan Indonesia adalah Mesir, yang kemudian diikuti oleh negara-negara Arab lainnya melalui dukungan di forum Liga Arab.

Kisah mengenai Muhammad Ali Taher sering dikaitkan dengan hubungan historis antara Indonesia dan Palestina. Bagi sebagian kalangan, cerita ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa solidaritas masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina tetap tinggi hingga saat ini.

Meski begitu, kisah tersebut umumnya dikenal melalui berbagai catatan sejarah dan literatur mengenai diplomasi awal Indonesia, serta kembali populer di kalangan publik melalui media sosial.