Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Bahas Isu Remiliterisme

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

Jakarta, Satuju.com  — Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh orang tak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Peristiwa itu terjadi setelah Andrie selesai mengikuti rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Podcast tersebut membahas isu remiliterisme dan uji materi terkait peran militer di Indonesia.

Menurut keterangan KontraS, insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat Andrie hendak meninggalkan lokasi. Tiba-tiba seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya menyiramkan cairan kimia yang diduga air keras ke arah tubuhnya sebelum melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar kimia di sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah, tangan, dada, dan area mata. Ia kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

KontraS mengecam keras serangan tersebut dan menilai tindakan itu sebagai ancaman serius terhadap pembela hak asasi manusia. Organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus ini dan menangkap pelaku.

“Serangan ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga merupakan intimidasi terhadap kerja-kerja advokasi HAM,” demikian pernyataan KontraS.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik penyiraman tersebut.