Penolakan Masyarakat terhadap Peternakan Babi, Ratusan Warga Agrowisata Rumbai Barat Teken Surat Pernyataan
Ratusan Warga Agrowisata Rumbai Barat Teken Surat Pernyataan
Pekanbaru, Satuju.com – Ratusan warga di Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan usaha peternakan babi di wilayah mereka.
Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh masyarakat dari sejumlah RT dan RW, khususnya di kawasan Jalan Sri Sejahtera Ujung, RT 004/RW 005.
Dalam surat pernyataan itu, warga menyampaikan beberapa alasan penolakan. Di antaranya, mereka tidak ingin wilayahnya dikenal sebagai daerah produksi babi, serta kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dari aktivitas peternakan, termasuk limbah yang berpotensi mengganggu permukiman.
Selain itu, warga juga menilai keberadaan peternakan babi dapat menghambat perkembangan wilayah, karena dikhawatirkan menurunkan minat investor untuk masuk ke daerah tersebut. Faktor keyakinan agama juga menjadi pertimbangan, mengingat mayoritas masyarakat setempat beragama Islam yang mengharamkan babi beserta turunannya.
“Kami keberatan atas pembangunan ternak babi di wilayah Kelurahan Agrowisata,” demikian salah satu poin dalam surat pernyataan tersebut.
Warga pun berharap Pemerintah Kota Pekanbaru tidak memberikan izin terhadap rencana usaha peternakan tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Camat Rumbai Barat, Fachruddin Panggabean, S.Sos., M.AP, menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kecamatan belum pernah mengeluarkan izin terkait pembangunan peternakan babi tersebut.
“Tidak ada kami mengeluarkan izin. Katanya mau buat dari kelurahan dan RT/RW, namun dari camat belum ada mengeluarkan izinnya,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (19/3/2026) melalui WhatsApp.
Pernyataan camat tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses perizinan belum sampai pada tingkat kecamatan. Hingga kini, masyarakat masih berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi mereka dan tidak melanjutkan rencana pembangunan peternakan tersebut.

