Kisah Pilu di Kampar: Ibu 3 Anak Terbaring Tak Sadar, Keluarga Butuh Uluran Tangan
Ibu 3 Anak Terbaring Tak Sadar di Kampar
Kampar, Satuju.com – Sebuah kisah pilu datang dari kawasan Garuda Sakti KM 11, Kabupaten Kampar. Seorang ibu bernama Putri Andela (37) kini hanya bisa terbaring lemah tanpa respons sejak lebih dari satu tahun terakhir.
Berdasarkan keterangan keluarga, kondisi tersebut mulai dialami Putri sejak 16 Januari 2024. Hasil diagnosis dokter menyebutkan bahwa oksigen tidak sampai ke otaknya, sehingga membuatnya tidak mampu merespons lingkungan sekitar.
Sejak saat itu, hari-hari Putri yang dulunya penuh kebersamaan bersama keluarga berubah menjadi sunyi. Ia kini hanya terbaring, bergantung sepenuhnya pada perawatan orang-orang terdekatnya.
Cobaan keluarga ini semakin berat setelah sang suami, Muhammad Syukur, meninggal dunia pada 10 Oktober 2025. Kepergian kepala keluarga tersebut meninggalkan duka mendalam sekaligus beban besar bagi tiga anak mereka.
Ketiga anak Putri kini harus menghadapi kenyataan pahit—kehilangan sosok ayah, sekaligus melihat ibu mereka yang tak berdaya. Dalam kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga kesulitan untuk memberikan perawatan medis yang optimal bagi Putri.
Warga sekitar pun turut merasakan duka atas kondisi yang dialami keluarga tersebut. Harapan kini bergantung pada kepedulian masyarakat luas untuk membantu meringankan beban mereka.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat menyalurkan donasi melalui rekening BRI dengan nomor 742801019166539 atas nama Ahmat Sulaiman. Selain itu, bantuan juga dapat diberikan secara langsung dengan mendatangi kediaman orang tua Putri di Garuda Sakti KM 11.
Di tengah keterbatasan, tiga anak Putri masih menyimpan harapan akan keajaiban dan uluran tangan dari sesama. Sedikit bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi harapan besar bagi keberlangsungan hidup mereka.

