Silaturahmi Politik Megawati dan Prabowo: Menepis Isu Retak di Ujung Ramadan

Silaturahmi Politik Megawati dan Prabowo

Oleh: Erizal

Satuju.com - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mendatangi Presiden Prabowo di Istana siang tadi. Hari baik bulan baik. Di penghujung Ramadhan, kedatangan Megawati menemui Prabowo di Istana menjungkirbalikkan banyak prediksi.

Pertama, tidak benar hubungan Megawati dan Prabowo sudah mulai merenggang dengan kritikan dari Fraksi PDIP terhadap masalah MBG. Kritikan Fraksi PDIP murni check and balance antara fungsi anggota DPR dengan Pemerintah.

Kedua, ketidakhadiran Megawati tempo hari, saat Presiden Prabowo mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden, bukanlah untuk mengabaikan undangan Presiden Prabowo, melainkan karena memang ada acara yang tak bisa diwakilkan.

Ketiga, mungkin benar ada ketidaknyamanan dengan dua mantan Presiden lainnya, yakni SBY dan Jokowi, tapi tidak dengan Presiden Prabowo. Megawati ingin memastikan kendala waktu, bukan ada kendala lain. Sikap politik boleh berbeda, tapi hubungan personal dengan Presiden Prabowo tetap terus dijaga.

Pertemuan ini akan menjadi alasan pula nantinya Presiden Prabowo mendatangi Megawati di rumah, Jalan Tengku Umar, Jakarta, seperti lebaran kemarin. Kalau lebaran kemarin terkesan diam-diam, lebaran tahun ini bisa jadi akan terang-terangan, karena sudah didahului dengan kedatangan Megawati hari ini.

Agak sulit tokoh lain seperti Jusuf Kalla bermanuver di saat krisis saat ini, kalau tokoh di luar Pemerintahan seperti Megawati, yang notabene Ketua Umum Partai Pemenang Pemilu, justru menjalin komunikasi yang baik dengan Presiden Prabowo.

Situasi boleh tegang, tapi hati dan jiwa kalau bisa tetaplah tenang. Tak ada krisis seberat apa pun yang tak bisa dilalui, kalau dilalui dengan cara bergandengan tangan dan bersama-sama menghadapinya.