Manfaatkan Aset, Bangkitkan Ekonomi, Fokus Tingkatkan PAD Kota Padangsidimpuan
Ali Imron Harahap. (poto/ist)
Padangsidimpuan, Satuju.com - Pemerintah Kota Padangsidimpuan mulai menggeser cara pandang dalam mengelola aset daerah. Bukan lagi sekadar menjaga, melainkan menghidupkan. Bukan hanya merawat, tetapi juga memaksimalkan nilai ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
Melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata yang dipimpin oleh Ali Imron Harahap, sejumlah langkah inovatif kini tengah disiapkan. Fokusnya jelas: meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Salah satu langkah strategis tersebut adalah rencana pengalihan fungsi kawasan Kolam Renang Sitataring menjadi destinasi wisata kuliner terpadu. Kawasan ini dirancang bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang publik yang hidup menggabungkan aktivitas ekonomi, rekreasi, dan interaksi sosial masyarakat.
Konsep yang diusung adalah penataan kuliner berbasis UMKM lokal, dengan sistem pengelolaan yang tertib, bersih, dan terintegrasi. Selain menjadi ruang usaha bagi pelaku ekonomi kecil, kawasan ini juga diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi warga dan pengunjung, khususnya pada malam hari.
Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada penataan Stadion HM. Nurdin sebagai pusat aktivitas publik yang lebih produktif. Area stadion, baik di dalam maupun di luar, akan ditata ulang agar dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai sarana olahraga.
Ke depan, stadion tidak hanya menjadi lokasi pertandingan atau kegiatan seremonial, tetapi juga ruang yang aktif setiap hari dengan kehadiran kegiatan olahraga, ekonomi kreatif, hingga ruang interaksi masyarakat. Penataan ini membuka peluang baru bagi peningkatan retribusi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi olahraga," ungkap Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kepada wartawan. Jumat (27/3/2026).
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunte S.K.M. M.Kes, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap aset daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Optimalisasi ini bukan hanya tentang peningkatan PAD, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi UMKM dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan di tengah kota,” ujar Wali Kota.
Ia juga menekankan bahwa seluruh proses akan dijalankan secara transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan akan dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai regulasi. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memanfaatkan fasilitas ini agar benar-benar memberi dampak luas,” tambahnya.
Pemerintah Kota menegaskan bahwa seluruh langkah ini akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Kajian teknis dan perencanaan matang menjadi bagian penting dalam setiap tahapan implementasi.
Lebih dari sekadar peningkatan PAD, inisiatif ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun kota yang adaptif, produktif, dan berdaya saing. Aset daerah tidak lagi dipandang sebagai beban pemeliharaan, tetapi sebagai peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Padangsidimpuan bergerak menuju wajah baru kota yang hidup, dinamis, dan bertumbuh dari kekuatan lokalnya sendiri.(Ardi Dongoran)

