Dadan Hidayana Dipanggil Pulang dari Haji, Dicopot dari BGN dan Diperiksa Kejagung

Foto AI hanya ilustrasi saat berhaji, H. Dadan disuruh pulang, Jabatan melayang. (poto AI/Rosadi jamani)

JAKARTA, Satuju.com - Pencopotan Dadan Hidayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik setelah rangkaian peristiwa yang berlangsung dalam hitungan hari. Dadan yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi diketahui dipanggil pulang lebih awal untuk menghadiri agenda kenegaraan sebelum akhirnya dicopot dari jabatannya dan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung.

Dadan berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya pada 20 Mei 2026 menggunakan kuota haji reguler Kloter 27 Embarkasi Bekasi. Keberangkatan tersebut disebut berasal dari tabungan pribadi yang telah dipersiapkan sejak 2014.

Saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah, Dadan sempat mengikuti sejumlah agenda, termasuk mengunjungi Sekolah Indonesia Jeddah. Dalam kunjungan itu, ia disebut membahas kemungkinan pengembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak pekerja migran Indonesia.

Namun di tengah pelaksanaan ibadah, Dadan menerima permintaan untuk kembali ke Indonesia lebih cepat. Presiden Prabowo Subianto disebut memintanya hadir dalam agenda penting yang berlangsung pada 2 dan 3 Juni 2026.

Dadan kemudian mempercepat kepulangannya dan tiba di Indonesia pada malam 1 Juni 2026. Keesokan harinya, 2 Juni 2026, ia masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo saat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di kawasan Palmerah dan SMPN 111 Jakarta.

Meski masih menjalankan tugas resmi pada pagi hari, situasi berubah pada malam harinya. Pemerintah mengumumkan pencopotan Dadan Hidayana dari jabatan Kepala BGN. Dalam keputusan yang sama, dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga diberhentikan dari jabatan mereka.

Perkembangan berlanjut pada dini hari 3 Juni 2026. Kantor Badan Gizi Nasional di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dilaporkan digeledah oleh penyidik Kejaksaan Agung.

Beberapa jam setelah penggeledahan berlangsung, Dadan Hidayana bersama Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung. Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait hasil pemeriksaan maupun kaitannya dengan langkah pencopotan pejabat BGN tersebut.

Rangkaian peristiwa yang berlangsung dalam waktu singkat itu memicu perhatian luas masyarakat. Dari menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, menghadiri agenda kenegaraan, hingga dicopot dari jabatan dan diperiksa aparat penegak hukum, perjalanan Dadan Hidayana menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir.


BERITA TERKAIT