Jelang Pemilihan Rektor UNRI, Prof Elfizar Kantongi Dukungan Tokoh Perempuan Nasional

Prof Elfizar mendapat dukungan tokoh perempuan nasional Bunda Indah menjelang pemilihan Rektor Universitas Riau 2026.(poto/ist)

JAKARTA, Satuju.com - Pemilihan Rektor UNRI 2026 memasuki tahapan penting pada 8 Juli 2026. Pada agenda tersebut, delapan bakal calon rektor akan memaparkan visi dan misi di hadapan Senat Universitas Riau sebelum dilakukan penyaringan menjadi tiga kandidat terbaik oleh 62 anggota senat. BERITA TERKAIT: https://www.satuju.com/berita/15289/prof-elfizar-kantongi-dukungan-eth-untuk-pilihan-rektor-unri-2026-2030.html

Di antara delapan bakal calon, Prof. Dr. Elfizar, S.Si., M.Kom., menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian publik setelah memperoleh dukungan dan doa restu dari tokoh perempuan nasional, Bunda Indah.

Dalam pertemuan di kediamannya, Bunda Indah mendengarkan langsung pemaparan visi dan misi Prof. Elfizar yang berkomitmen melakukan pembenahan di Universitas Riau. Ia menargetkan UNRI menjadi salah satu barometer perguruan tinggi di tingkat nasional sekaligus lokomotif pendidikan tinggi yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Selain fokus pada penguatan kualitas kampus, Prof. Elfizar juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu, khususnya yang berasal dari wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Bunda Indah. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh anak bangsa.

"Kita harus tolong orang-orang baik dan niat yang tulus ini sehingga kedepan tidak ada lagi anak-anak yang memiliki penghambat atau keterbatasan untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi," tutup Bunda Indah.

Bunda Indah dikenal sebagai tokoh perempuan nasional yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga merupakan pendiri Bunda Foundation Indonesia, Ketua Majelis Taklim Halimah Indonesia, Ketua Umum Rumah Komunikasi Lintas Agama Indonesia (RKLA), serta Ketua Dewan Pembina Perempuan Indonesia Maju (PIM).

Tahapan penyaringan pada 8 Juli mendatang akan menentukan tiga nama yang berhak melanjutkan proses pemilihan Rektor Universitas Riau periode berikutnya.