Bottas Soroti Lonjakan Performa Aston Martin, Sebut Masih Punya Titik Lemah

Valtteri Bottas

Jakarta, Satuju.com - Pembalap Cadillac, Valtteri Bottas, mengakui peningkatan performa signifikan yang ditunjukkan Aston Martin setelah membawa paket upgrade besar pada Grand Prix Hungaria. Meski demikian, pebalap asal Finlandia itu menilai masih ada kelemahan pada mobil Aston Martin yang dapat dimanfaatkan para pesaing.

Aston Martin memperkenalkan paket pembaruan besar di Sirkuit Hungaroring dengan total 16 komponen baru yang mencakup hampir seluruh bagian utama mobil. Upgrade tersebut langsung menunjukkan hasil positif setelah Fernando Alonso berhasil lolos dari fase pertama kualifikasi untuk pertama kalinya musim ini.

Bottas mengakui peningkatan performa Aston Martin terlihat jelas, terutama di sektor kedua lintasan yang didominasi tikungan.

"Jelas sekali mereka telah membuat langkah besar dengan mobilnya, terutama di sektor dua tempat semua tikungan berada. Mereka benar-benar kuat," ujar Bottas.

Meski begitu, Bottas menilai karakteristik Hungaroring sangat menguntungkan Aston Martin. Ia memperkirakan performa tim asal Inggris tersebut belum tentu sekuat itu di sirkuit yang memiliki lintasan lurus lebih panjang.

"Saya pikir melawan mereka, ini mungkin salah satu trek terbaik mereka. Saya masih berpikir di trek dengan lintasan lurus yang lebih panjang, mereka mungkin akan kesulitan. Tetapi setidaknya di sini, kami memang berada di belakang mereka, meski selisihnya tidak terlalu besar," katanya.

Menurut Bottas, Williams justru menjadi salah satu rival yang tampil sangat dekat dengan performa timnya sepanjang akhir pekan di Hungaria.

Sementara itu, Aston Martin diperkirakan belum menuntaskan seluruh program pengembangannya. Paket yang dibawa ke Hungaria disebut baru merupakan tahap pertama, dengan mesin baru Honda dijadwalkan menjalani debut pada Grand Prix Belanda usai jeda musim panas.

Menanggapi besarnya peningkatan yang ditunjukkan Aston Martin, Bottas mengaku tidak terlalu terkejut karena sebelumnya sudah beredar berbagai spekulasi mengenai potensi lompatan performa tim tersebut.

"Ada banyak rumor. Bahkan ada yang menyebut mereka bisa lebih cepat dua detik, dan kenyataannya peningkatan yang mereka lakukan memang sangat besar. Mereka jelas telah melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi kami harus fokus pada diri sendiri dan terus meningkatkan paket mobil kami," ungkapnya.

Pada Grand Prix Hungaria, Bottas akan memulai balapan dari posisi ke-21 di grid, tepat di depan rekan setimnya di Cadillac, Sergio Perez.

Ia menjelaskan tim sempat mengalami kendala keseimbangan mobil pada sesi latihan bebas kedua (FP2), namun berhasil melakukan perbaikan menjelang akhir Jumat.

"Kami memulai FP2 dengan keseimbangan mobil yang cukup sulit, tetapi pada akhir hari Jumat kami berhasil menemukan arah yang lebih baik. Setelah itu, fokus kami lebih kepada penyempurnaan, meski masih ada keterbatasan pada pengaturan dan karakter mobil," tutur Bottas.

Dengan perkembangan yang ditunjukkan Aston Martin, persaingan di papan tengah Formula 1 diperkirakan akan semakin ketat pada paruh kedua musim, sementara Bottas berharap Cadillac mampu segera menghadirkan peningkatan performa untuk mengejar para rivalnya.