BGN Siapkan Sistem Informasi MBG, Publik Segera Bisa Akses Menu dan Kandungan Gizi

Kepala BGN Sudaryono

Jakarta, Satuju.com – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem informasi baru yang akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sistem tersebut ditargetkan mulai dapat diakses publik dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistem tersebut akan menjadi sarana untuk meningkatkan keterbukaan informasi terkait pelaksanaan MBG di berbagai daerah.

"Kami sedang menyiapkan satu skema atau sistem. Nanti akan kami umumkan. Insya Allah mungkin minggu depan, paling lambat dua minggu lagi sudah bisa diakses," ujar Sudaryono saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Menjelang peluncuran sistem tersebut, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai menampilkan menu harian beserta informasi kandungan gizi makanan MBG yang disajikan kepada para penerima manfaat. Informasi tersebut dibagikan melalui unggahan ulang di akun Instagram resmi Sudaryono dari berbagai SPPG di Indonesia.

Salah satunya berasal dari SPPG Banjarwati 1 Yayasan Ponpes Sunan Drajat Paciran, Lamongan. Menu yang disajikan terdiri atas bakso sapi, lontong, tahu kukus, kuah bakso, bihun, sawi rebus, dan semangka.

Untuk porsi besar, menu tersebut mengandung energi 614,6 kilokalori (kkal), protein 23,5 gram, lemak 27,2 gram, karbohidrat 70,4 gram, dan serat 4,3 gram. Sementara porsi kecil mengandung energi 483,6 kkal, protein 22,1 gram, lemak 22,1 gram, karbohidrat 52,4 gram, serta serat 3,7 gram.

Di Jambi, SPPG Mayang Mangurai 3 Alam Barajo menyajikan rebusan labu siam dan kacang panjang, rendang daging, tempe mendoan, semangka, serta nasi putih. Kandungan gizi porsi besarnya mencapai energi 504,17 kkal, protein 14,43 gram, lemak 15,52 gram, karbohidrat 74,19 gram, dan serat 2,35 gram.

Sementara itu, SPPG Kotakaler 1 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyuguhkan ayam goreng kremes, tempe orek, tumis wortel dan jagung, nasi gurih, serta pisang. Porsi besar menu tersebut mengandung energi 801,5 kkal, protein 26,6 gram, lemak 33,7 gram, karbohidrat 97,6 gram, dan serat 3,40 gram.

SPPG Kota Manna Pasar Baru di Bengkulu Selatan juga menyajikan menu ikan nila, tumis kacang panjang dan kol, tempe bacem, salak, serta nasi putih. Kandungan gizi porsi besar mencapai energi 601,5 kkal, protein 24,1 gram, karbohidrat 97,1 gram, lemak 13,8 gram, dan serat 4 gram.

Berbeda dengan daerah lain, SPPG Nagrikaler 5 di Purwakarta, Jawa Barat, menghadirkan menu bernuansa Korea Selatan berupa gochujang veggie, Korean rose chicken popcorn, edamame, semangka, dan jumeokbap. Menu porsi besar memiliki kandungan energi 612 kkal, protein 22,4 gram, karbohidrat 58,6 gram, lemak 31,8 gram, serta serat 4,4 gram.

Peluncuran sistem informasi MBG diharapkan dapat meningkatkan transparansi pelaksanaan program sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai menu dan kandungan gizi makanan yang disajikan di setiap SPPG. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya BGN memastikan standar gizi Program Makan Bergizi Gratis dapat dipantau secara lebih terbuka dan mudah diakses oleh publik.