Pemotor Terobos Tol Pekanbaru-Dumai Tanpa Helm, Polisi Ungkap Pengendara Alami Gangguan Pasca Kecelakaan

Pemotor Terobos Tol Pekanbaru-Dumai Tanpa Helm

Pekanbaru, Satuju.com – Aksi nekat seorang pengendara sepeda motor yang menerobos Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tanpa mengenakan helm menghebohkan pengguna jalan dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di ruas Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (1/8/2026), setelah pengendara berhasil melewati Gerbang Tol Kandis Utara sekitar pukul 11.00 WIB.

Pengendara diketahui melaju dengan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Sejumlah pengendara mobil sempat berupaya mengarahkan pemotor tersebut agar menepi demi keselamatan, namun imbauan itu tidak diindahkan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari petugas patroli setelah sepeda motor diketahui memasuki jalan tol tanpa terdeteksi petugas keamanan di gerbang masuk.

"Sekitar pukul 11.00 WIB ada sepeda motor memasuki Gerbang Tol Kandis Utara tanpa diketahui sekuriti tol. Kemudian ada laporan dari petugas patroli tol," ujar Eko Baskara di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas patroli segera bergerak ke lokasi dan melakukan penghentian terhadap pengendara secara aman. Setelah berhasil diamankan, pengendara beserta sepeda motornya dibawa ke Kantor Gerbang Tol Pekanbaru untuk dimintai keterangan.

"Dari situ langsung pengemudi kendaraan dibawa ke Gerbang Tol Pekanbaru. Setelah dimintai keterangan, dia mengaku tidak tahu kalau tol tidak boleh dimasuki kendaraan roda dua," kata Eko.

Dalam pemeriksaan awal, pengendara mengaku tidak mengetahui adanya larangan bagi sepeda motor melintas di jalan tol. Meski demikian, petugas kemudian menghubungi pihak keluarga untuk memastikan identitas sekaligus menjemput pengendara tersebut.

Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa pengendara sedang menjalani pengobatan setelah mengalami kecelakaan sepeda motor beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut disebut turut memengaruhi kondisi kejiwaannya.

"Dari keterangan pihak keluarga yang kami panggil untuk menjemput memberikan keterangan bahwa pengendara tersebut benar adiknya. Termasuk adiknya ini dalam rangka berobat setelah jatuh dari sepeda motor dan pikirannya agak terganggu," jelas Eko.

AKBP Eko Baskara mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga, pengendara masih menjalani rawat jalan akibat cedera yang dialaminya. Atas dasar itu, setelah proses pemeriksaan selesai, yang bersangkutan diserahkan kembali kepada keluarganya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena selain melanggar aturan lalu lintas, tindakan mengendarai sepeda motor di jalan tol juga membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kepolisian mengimbau pengelola jalan tol untuk memperketat pengawasan di setiap gerbang masuk agar kendaraan roda dua tidak lagi dapat memasuki jalan bebas hambatan. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi seluruh aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kepolisian berharap keluarga dapat memberikan pengawasan lebih intensif terhadap anggota keluarganya yang masih menjalani pengobatan agar tidak kembali berkendara dalam kondisi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.