Pelantikan RT-RW di Kulim Disambut Antusias, Camat: Jabatan Ini Bentuk Pengabdian

Pelantikan RT-RW di Kulim Disambut Antusias

Pekanbaru, Satuju.com – Antusiasme warga mewarnai pelantikan dan pengukuhan Ketua RT, Ketua RW, serta pengurus Dasa Wisma se-Kecamatan Kulim yang digelar di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri langsung Wali Kota Pekanbaru tersebut menjadi momentum penting bagi pengurus lingkungan sekaligus ajang memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Camat Kulim, Fajri Adha, mengatakan pelantikan tersebut menjadi salah satu kegiatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah warga yang hadir melebihi perkiraan panitia.

“Ini acara yang ditunggu-tunggu seluruh ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim. Buktinya, kami mengundang sekitar 1.000 orang, tetapi yang hadir hampir 2.000 orang. Apalagi wali kota hadir, warga tentu sangat antusias,” ujar Fajri.

Saat ini Kecamatan Kulim memiliki 55 RW dan 189 RT. Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 17 Ketua RW dan 66 Ketua RT resmi dilantik dan dikukuhkan. Selain itu, sebanyak 244 kelompok Dasa Wisma turut dikukuhkan.

Fajri menyebut proses pemilihan Ketua RT dan RW di wilayahnya berlangsung dinamis. Menurutnya, kondisi tersebut justru menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan minat masyarakat untuk mengambil bagian dalam pelayanan serta pembangunan di lingkungan masing-masing.

“Kalau tidak ada dinamika, semuanya berjalan santai, berarti ketua RT dan RW tidak diminati. Sekarang, menjadi ketua RT dan RW justru menjadi kebanggaan. Meskipun sebagian besar pekerjaannya bersifat sosial,” katanya.

Ia mengingatkan para ketua RT dan RW yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, tugas di tingkat lingkungan bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Layanilah warga dengan sepenuh hati. Kita bekerja bukan karena apa-apa, tetapi hanya mengharapkan rida Allah. Kalau rida Allah sudah kita dapatkan, mudah-mudahan hati pemimpin dan warga juga akan kita dapatkan,” tutur Fajri.

Lebih lanjut, Fajri menilai kekompakan seluruh unsur masyarakat menjadi kunci dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kota Pekanbaru. Kolaborasi antara kecamatan, kelurahan, RT, RW, dan Dasa Wisma dinilai akan memperkuat jangkauan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau kita kompak dan bekerja sama untuk mendorong program Pemko Pekanbaru, Kecamatan Kulim bisa semakin sejahtera. Syaratnya hanya satu, kompak,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan dan kelurahan tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan. Dukungan ketua RT, RW, serta kelompok Dasa Wisma sangat dibutuhkan untuk memastikan berbagai program pemerintah dapat diterima dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Camat tidak mungkin bekerja sendiri, lurah juga tidak mungkin. Tanpa bantuan ibu-ibu di tingkat terkecil dan tanpa bantuan bapak-bapak ketua RT dan RW, kami bukan apa-apa,” ungkapnya.

Fajri pun mengibaratkan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat di Kecamatan Kulim sebagai satu kesatuan dalam sebuah perahu besar. Setiap unsur memiliki peran penting untuk menjaga agar perjalanan pembangunan berjalan menuju tujuan yang sama.

Ia berharap para ketua RT, RW, dan pengurus Dasa Wisma yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah dan masyarakat.

“Mari kita bekerja sama dan saling membantu untuk mewujudkan warga Kulim yang lebih sejahtera,” pungkasnya.