Jelang HUT ke-81 RI, Tiga Rektor PTS di Riau Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya

Universitas Islam Riau.(poto/net)

Pekanbaru, Satuju.com – Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, tiga pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Riau menyampaikan pesan kebangsaan kepada generasi muda. Mereka mengajak mahasiswa tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengambil peran nyata dalam membangun dan memajukan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Rektor Universitas Islam Riau (UIR), dan Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak). Ketiganya sepakat bahwa pemuda, khususnya pelajar, memiliki posisi strategi dalam menentukan arah masa depan Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Inovasi

Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Assoc Prof Ns Lita MKep PhD, mengatakan kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.

Menurutnya, generasi muda Riau tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menjadi pencipta inovasi. Pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian sosial perlunya beriringan untuk mendukung pembangunan daerah.

“Memaknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia bagi saya bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, pendidikan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Lita.

Ia mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Generasi muda harus berani mengambil peran sebagai pelaku sekaligus pencipta perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan kemajuan, inovasi, serta kontribusi terbaik untuk Indonesia dan Riau,” tambahnya.

Mahasiswa Diminta Jauhi Perilaku Merusak Masa Depan

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Riau, Assoc Prof Dr Admiral SH MH, memandang peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

Menurutnya, keberlanjutan perjuangan tersebut sangat bergantung pada kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Peringatan hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dapat dimaknai sebagai momentum keberlanjutan perjuangan yang sungguh-sungguh oleh seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan negara,” kata Admiral.

Ia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa muda untuk meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual. Penguatan kapasitas diri dinilai penting agar generasi muda memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

Admiral juga secara khusus mengingatkan mahasiswa untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Hindarkan diri dari hal-hal yang merusak masa depan diri dan juga bangsa seperti pergaulan bebas dan atau menyimpang, narkoba, judi termasuk judi online,” tegasnya.

Lulusan Kampus Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja

Pesan berikutnya datang dari Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof Dr Junaidi SS MHum. Ia menekankan pentingnya pendidikan, inovasi, dan pembentukan karakter untuk memperkuat daya saing bangsa.

Menurut Junaidi, kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus belajar, berkarya, sekaligus memberikan pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan karya nyata. Di tahun 2026, memaknai kemerdekaan berarti memperkuat daya saing bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan karakter,” ujarnya.

Ia mengatakan tantangan zaman menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi dan integritas.

“Zaman sekarang menuntut kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan berintegritas. Harapan saya, lahir dari kampus ini generasi muda yang berpikir kritis, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat membangun daerah,” ungkap Junaidi.

Junaidi juga berharap para lulusan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu menjadi wirausahawan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan demi menghormati perjuangan para pendiri bangsa,” pungkasnya.

Rektor ketiga tersebut pada akhirnya memiliki pandangan yang sama bahwa kemerdekaan harus diisi dengan tindakan nyata. Generasi muda Riau diharapkan mampu memanfaatkan pendidikan dan perkembangan teknologi untuk menghasilkan inovasi, menjaga karakter, serta berkontribusi dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.