Ikut Pendidikan di Jakarta, Bupati Siak Afni Tetap Pantau Karhutla Siang-Malam
Bupati Siak Afni Tetap Pantau Karhutla Siang-Malam
Siak, Satuju.com - Meski tengah berada di Jakarta untuk mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Pemerintahan Daerah (KPPD) Lemhannas Angkatan IV Tahun 2026, Bupati Siak Dr Afni Zulkifli tetap memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya.
Kewajiban mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak membuat koordinasi penanganan Karhutla di Siak terputus. Instruksi kepada jajaran di lapangan disebut terus diberikan, baik siang maupun malam.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan, meski secara fisik Afni berada di Jakarta, komunikasi dan koordinasi terkait penanganan Karhutla tetap berjalan.
“Instruksi beliau bisa dikatakan tak putus-putus. Siang malam selalu aktif. Atas perintah beliau juga, mungkin cuma di Siak yang paling aktif mempublikasikan update kondisi ISPU di seluruh kecamatan setiap hari,” ujar Syamsurizal.
Menurutnya, pembaruan informasi mengenai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menjadi bagian penting dalam penanganan dampak Karhutla. Data tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk mengantisipasi dampak asap terhadap masyarakat, termasuk dalam menentukan kebijakan pembelajaran di sekolah.
Syamsurizal juga meminta agar keikutsertaan Afni dalam pendidikan pemerintahan tidak dipersoalkan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan undangan resmi dan menjadi kewajiban yang tidak dapat diwakilkan.
“Bupati Siak diundang resmi dan satu-satunya kepala daerah dari Riau yang diundang pada angkatan tersebut. Beliau memang tidak di Siak fisiknya, tapi perhatian dan instruksi-instruksinya tetap sampai kepada kami setiap saat, setiap hari,” tegasnya.
Komunikasi dengan Aparat Tetap Intens
Intensitas komunikasi tersebut juga dirasakan langsung Kapolres Siak Sepuh. Ia menyebut koordinasi dengan Bupati Afni tetap berjalan, termasuk dalam pembagian tugas dan pengerahan personel pemadam di sejumlah lokasi.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Afni bersama jajaran pemerintah daerah juga disebut telah turun langsung ke sejumlah lokasi Karhutla, di antaranya kawasan Tasik Betung dan Sungai Mandau.
“Kita benar-benar kerja kolaborasi, bahkan intens komunikasi untuk membagi kerja pasukan pemadam setiap hari,” kata Sepuh.
Selain pengerahan personel, kebutuhan peralatan untuk memperkuat penanganan Karhutla turut menjadi perhatian. Salah satunya dengan meminta dukungan perusahaan di sekitar lokasi untuk mengerahkan alat berat dalam pembuatan sekat bakar.
Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat dan memperluas area kebakaran.
Dukungan Bupati Siak juga disebut terlihat dalam penanganan aspek penegakan hukum. Sepuh mengatakan Afni bahkan sempat datang langsung ke Polres Siak bersama Kepala BKSDA Riau sebelum bertolak mengikuti pendidikan di Jakarta.
Setelah berada di Jakarta, koordinasi tetap berlanjut. Afni disebut membantu penyediaan peta wilayah, status administrasi kawasan, hingga menghubungkan penyidik dengan saksi ahli dari UPT Kementerian.
Dukungan tersebut dinilai membantu proses penyelidikan dan penegakan hukum terkait dugaan tindak pidana Karhutla.
Siak Dapat Dukungan Water Bombing
Sementara itu, Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Manggala Agni Siak Ikhsan mengatakan komunikasi dengan Bupati Afni tetap berjalan lancar.
Koordinasi yang dilakukan tidak hanya berlangsung di tingkat kabupaten, tetapi juga diperkuat hingga tingkat provinsi dan pusat. Dari koordinasi tersebut, Siak beberapa kali mendapatkan dukungan operasi pemadaman melalui udara atau water bombing.
“Bisa dikatakan beliau sangat aktif. Kami bersyukur dengan pengalaman dan komunikasi beliau. Alhamdulillah sampai Bapak Pangdam dan Kapolda Riau turun langsung mengawal Siak meski beliau sedang pendidikan,” ujar Ikhsan.
Menurut Ikhsan, perhatian Afni terhadap penanganan Karhutla sudah terlihat sebelum dirinya berangkat ke Jakarta. Bupati disebut kerap turun langsung bersama tim pemadam dan bahkan bertahan di lokasi hingga dini hari untuk memastikan penanganan berjalan.
Perhatian tersebut juga tidak hanya menyangkut teknis pemadaman. Kebutuhan para petugas di lapangan, seperti makanan dan air minum, turut menjadi perhatian.
Ikhsan mengungkapkan, sebelum mengikuti pendidikan, Afni bahkan sempat ikut memasak untuk tim pemadam.
“Semangat beliau memberi kami semangat juga. Menjadi kunci kekompakan tim untuk pantang pulang sebelum padam,” katanya.
Dua Titik Masih Dalam Penanganan
Hingga kini, penanganan Karhutla di Kabupaten Siak masih terus dilakukan. Ikhsan menyebut sebagian besar lokasi telah berhasil dikendalikan, sementara beberapa titik memasuki tahap pendinginan.
“Untuk Siak Alhamdulillah semua lokasi dapat dikendalikan dengan baik. Ada dua titik pemadaman dan hanya tinggal pendinginan di beberapa lokasi,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan penanganan Karhutla di Siak terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BKSDA, perusahaan, serta unsur terkait lainnya.
Meski tengah menjalani pendidikan di Jakarta, Bupati Afni tetap mempertahankan komunikasi dengan jajaran di daerah. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan Karhutla tetap berjalan hingga seluruh titik api benar-benar terkendali.
