Hotspot Sumatera Tembus 4.127 Titik, BMKG Ingatkan Warga Riau Waspadai Kabut Asap dan Hujan Lebat
Kebakaran Lahan Riau.(poto/net)
Pekanbaru, Satuju.com – Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera mencapai 4.127 titik berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Jumat (9/10/2026) pagi. Sumatera Selatan mendominasi dengan 3.328 titik, sementara Riau tercatat memiliki delapan titik musim panas.
Ramalan cuaca BMKG Pekanbaru, Indah DN, mengatakan delapan titik panas di Riau tersebar di lima kabupaten, yakni Kampar satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Indragiri Hulu dua titik, dan Indragiri Hilir satu titik.
Meski jumlah titik api di Riau relatif sedikit dibandingkan provinsi lain di Sumatera, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi kabut asap dan dampaknya terhadap kesehatan.
Selain Riau, titik panas terpantau di Lampung sebanyak 330 titik, Bangka Belitung 225 titik, Jambi 224 titik, Sumatera Barat lima titik, Bengkulu lima titik, serta Sumatera Utara dua titik.
BMKG juga memprakirakan kondisi udara di sejumlah wilayah Riau masih berpotensi mengalami kekaburan akibat asap pada hari Jumat. Kondisi cuaca diperkirakan berubah sepanjang hari, dengan potensi hujan yang meluas di sejumlah kabupaten dan kota.
Pada pagi hari, cuaca Riau diprakirakan cerah berawan dengan potensi udara kabur akibat asap. Berdasarkan pemantauan citra radar, hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, dan Siak.
Memasuki siang hari, potensi udara kabur akibat asap masih perlu diwaspadai. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Dumai.
Potensi hujan diperkirakan semakin meluas pada sore hingga malam hari, dengan intensitas ringan hingga sebagian besar wilayah Riau.
Pada dini hari, hujan dengan intensitas serupa juga terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada sore atau malam hingga dini hari.
Untuk parameter cuaca lainnya, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 45–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Riau diperkirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Indah mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak buruk terhadap kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker, khususnya ketika kualitas udara memburuk.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak asap bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika kondisi asap semakin pekat,” imbau Indah.
Dengan masih terdeteksinya titik panas di sejumlah wilayah Sumatera serta adanya potensi udara kabur di Riau, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan. Warga juga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca resmi BMKG, terutama terkait potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
