Pemko Pekanbaru Kejar Target 60 Km Jalan Mulus hingga Akhir 2026, Agung Nugroho Tekankan Kualitas

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan

Pekanbaru, Satuju.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dengan target mencapai 60 kilometer (km) jalan mulus beraspal hingga akhir tahun 2026. Dari target tersebut, sebanyak 32 km dilaporkan telah rampung dikerjakan, sementara 28 km lainnya masih harus diselesaikan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan percepatan pengerjaan jalan terus dilakukan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana. Namun, ia menegaskan bahwa pencapaian panjang jalan tidak boleh mengabaikan kualitas pekerjaan.

"Sekarang sudah 32 km. Insya Allah kita targetkan 60 km selesai. Doakan agar lancar dan bisa selesai dengan maksimal," kata Agung, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempercepat pemerataan infrastruktur sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan jarak tempuh 32 km, Pemko Pekanbaru masih memiliki pekerjaan rumah untuk menuntaskan sisa target sekitar 28 km dalam waktu kurang dari tiga bulan hingga penghujung tahun.

Agung mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Ia tidak ingin percepatan pembangunan justru menghasilkan jalan dengan kualitas rendah dan cepat mengalami kerusakan.

“Jangan sampai pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Apalagi jalan yang baru dikerjakan sudah rusak. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Agung meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek pembangunan dan perbaikan jalan. Pengawasan harus dilakukan sejak tahap pelaksanaan hingga pekerjaan dinyatakan selesai, sehingga hasil pekerjaan dapat dipastikan sesuai standar.

Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah agar menjalankan tanggung jawab secara maksimal karena pembangunan infrastruktur merupakan bentuk pelayanan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

"Perbaikan dan pembangunan jalan ini merupakan bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat. Jadi saya pesan kepada seluruh jajaran, jangan ada yang kerja tanggung jawab. Harus maksimal," pesannya.

Selain tekanan tanggung jawab pelaksana proyek, Agung mengajak masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun maupun diperbaiki. Warga juga diminta bersama-sama mengawasi tonase kendaraan yang melintas agar beban berlebih tidak menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.

Aspirasi Jalan Rusak Diklaim Telah Dihimpun

Di sisi lain, Agung menyatakan bahwa aspirasi masyarakat mengenai jalan yang belum menjamin pembangunan atau perbaikan telah dihimpun pemerintah kota. Usulan tersebut, kata dia, berasal dari laporan warga melalui media sosial maupun pemrosesan secara langsung.

Ia meminta masyarakat bersabar karena pengerjaan jalan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

"Seluruh aspirasi warga sudah kami list. Jadi tinggal menunggu waktu saja. Semua akan dikerjakan," tutupnya.

Target 60 km jalan mulus hingga akhir 2026 kini menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan Pemko Pekanbaru. Selain mencapai sisa target, konsistensi pengawasan dan kualitas hasil pembangunan menjadi faktor penting agar perbaikan infrastruktur dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.