10 Amalan Ringan Berpahala Besar dalam Islam, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Ilustrasi saat berdoa.(poto/net)

Satuju.com – Setiap umat Islam tentu ingin mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya sebagai bekal kehidupan akhirat. Namun, mendapatkan pahala besar tidak selalu harus melalui ibadah yang berat atau membutuhkan banyak waktu. Ada sejumlah amalan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah SWT.

Amalan-amalan tersebut dapat dikerjakan kapan saja dengan niat ikhlas semata-mata mengharapkan rida Allah SWT. Mulai dari berzikir, membaca Al-Qur'an, hingga bersedekah, semuanya memiliki landasan dalam Al-Qur'an maupun hadis Rasulullah SAW.

Mengutip sejumlah hadis sahih, berikut 10 amalan ringan yang dapat menjadi kebiasaan baik umat Islam untuk menambah tabungan amal ibadah.

1. Memperbanyak Zikir

Zikir merupakan salah satu amalan yang mudah dilakukan, tetapi memiliki keutamaan besar. Bahkan Rasulullah SAW menyebutkan ada dua kalimat yang ringan diucapkan, namun berat dalam menimbang amal dan dicintai Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim.”

Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya. Mahasuci Allah Yang Maha Agung.

(HR. Bukhari dan Muslim).

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak zikir setelah shalat, ketika berada di rumah, maupun saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

2. Mengikuti Lafaz Azan

Ketika mendengar suara azan, umat Islam dianjurkan menjawab setiap lafaz yang dikumandangkan muazin sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Amalan sederhana ini juga dilanjutkan dengan membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memohon kepada Allah agar beliau mendapatkan kedudukan Al-Wasilah.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang berselawat kepadanya satu kali akan mendapatkan balasan sepuluh kali selawat dari Allah SWT.

Keutamaan lainnya, orang yang memohonkan Al-Wasilah untuk Rasulullah SAW berhak mendapatkan syafaat beliau.

3. Membaca Doa Setelah Azan

Setelah azan selesai dikumandangkan, umat Muslim dianjurkan membaca doa khusus untuk memohon Al-Wasilah dan keutamaan bagi Nabi Muhammad SAW.

Doa tersebut berbunyi:

Allahumma rabba hadzihid da'watittammah washshalatil qa'imah, ati Muhammadanil wasilata wal fadhilah wab'ats-hu maqamam mahmudanilladzi wa'adtahu.

Artinya: Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna dan salat yang didirikan, berikanlah kepada Nabi Muhammad kedudukan Al-Wasilah dan keutamaan. Bangkitkanlah beliau pada tempat yang terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang membaca doa tersebut setelah mendengar azan berhak mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.

(HR. Bukhari).

4. Menyempurnakan Wudu dan Membaca Doanya

Berwudu bukan sekadar membersihkan anggota tubuh sebelum melaksanakan salat. Jika dilakukan dengan sempurna dan ditutup dengan doa, amalan ini memiliki keutamaan yang sangat besar.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menyempurnakan wudunya kemudian membaca:

Asyhadu alla ilaha illallah wa anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh.

Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Maka akan dibukakan baginya delapan pintu surga dan ia dapat masuk melalui pintu mana saja yang dikehendakinya.

(HR. Muslim).

5. Mengucapkan Amin Bersama Imam

Saat melaksanakan salat berjamaah, mengucapkan amin setelah imam selesai membaca Surah Al-Fatihah juga memiliki keutamaan besar.

Rasulullah SAW bersabda bahwa apabila imam mengucapkan amin, hendaknya makmum turut mengucapkannya. Apabila ucapan amin tersebut bertepatan dengan amin para malaikat, dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni.

(HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itu, meskipun hanya satu kata, ucapan amin dalam salat berjamaah tidak boleh dianggap sebagai amalan yang sepele.

6. Melaksanakan Salat Sunah Sebelum Subuh

Salat sunah dua rakaat sebelum salat Subuh atau salat sunah fajar merupakan ibadah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW.

Keutamaannya bahkan disebut lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.

Dalam hadis riwayat Muslim dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Dua rakaat sebelum Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya."

(HR. Muslim).

Keutamaan ini menunjukkan betapa besarnya nilai ibadah meskipun hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk melaksanakannya.

7. Rutin Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang mendatangkan pahala berlipat ganda. Setiap huruf yang dibaca bernilai satu kebaikan dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh."

(HR. Tirmidzi).

Karena itu, umat Muslim dianjurkan membiasakan membaca Al-Qur'an setiap hari, meskipun hanya beberapa ayat. Selain mendapatkan pahala, membaca dan memahami Al-Qur'an juga menjadi sarana memperkuat keimanan.

8. Mengajak Orang Lain Berbuat Kebaikan

Mengajak keluarga, teman, maupun orang lain untuk melakukan kebaikan juga termasuk amalan yang memiliki keutamaan besar.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menunjukkan atau mengajak orang lain kepada kebaikan akan memperoleh pahala seperti orang yang mengerjakannya, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.

Sebaliknya, orang yang mengajak kepada kesesatan akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya.

(HR. Muslim).

Amalan ini dapat dilakukan melalui hal sederhana, seperti mengingatkan waktu salat, mengajak bersedekah, mengajarkan ilmu agama, maupun menyebarkan pesan yang bermanfaat.

9. Berwudu Sebelum Tidur

Membiasakan diri tidur dalam keadaan suci atau setelah berwudu merupakan salah satu sunah yang dianjurkan dalam Islam.

Kebiasaan sederhana ini memiliki keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Hibban.

Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa seseorang yang tidur dalam keadaan suci akan didampingi malaikat yang mendoakannya agar mendapatkan ampunan dari Allah SWT hingga terbangun.

Karena itu, membiasakan berwudu sebelum tidur dapat menjadi salah satu amalan harian yang patut dijaga.

10. Membiasakan Sedekah dan Infak

Sedekah dan infak merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Besarnya pahala tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah uang yang diberikan, tetapi juga keikhlasan dan niat dalam membantu sesama.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa harta yang dikeluarkan untuk keluarga juga memiliki nilai pahala yang besar.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa dinar yang dibelanjakan untuk keluarga termasuk pengeluaran yang paling besar pahalanya dibandingkan beberapa bentuk pengeluaran lainnya.

Keutamaan berinfak juga ditegaskan dalam Al-Qur'an, Surah Ali Imran ayat 133–134, yang menjelaskan salah satu ciri orang bertakwa adalah mereka yang senantiasa berinfak, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.

Karena itu, umat Muslim dianjurkan membiasakan sedekah secara rutin sesuai kemampuan. Tidak harus menunggu memiliki harta berlimpah, sebab bantuan kecil yang diberikan dengan ikhlas pun memiliki nilai kebaikan.

Menjaga Konsistensi dalam Beramal

Sepuluh amalan tersebut menunjukkan bahwa kesempatan mendapatkan pahala terbuka luas dalam kehidupan sehari-hari. Banyak ibadah sederhana yang dapat dilakukan tanpa membutuhkan biaya besar maupun waktu khusus.

Yang terpenting adalah menjaga keikhlasan, mengikuti tutunan Rasulullah SAW, serta membiasakan diri berbuat baik secara konsisten.

Dengan memperbanyak amalan saleh, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan, mempererat hubungan dengan sesama manusia, dan menjadikan setiap aktivitas sehari-hari bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.

Tag: Amalan Islam, Amalan Berpahala Besar, Amalan Sunnah, Zikir, Sedekah, Keutamaan Salat, Membaca Al-Quran, Hadis Rasulullah, Islam, Pahala Ibadah


BERITA TERKAIT