satuju.com

Copyright © satuju.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Naik Penyidikan Bulan Maret, FORMASI Riau; 6 Bulan Ini Penyidiknya Ngapain Aja?

PEKANBARU, satuju.com - Sejumlah pihak menilai bahwa penanganan dugaan korupsi dalam realisasi anggaran hibah bansos Siak tahun 2014-2015, sebesar Rp 57 miliar jalan ditempat atau diduga "Dikondisikan", (9/9/21).

Diketahui penanganan kasus ini telah bergulir sejak tahun 2020 lalu. Dibawah kepemimpinan Kajati Riau sebelumnya, Dr. Mia Amiati, S.H.,M.H, dugaan penyimpangan dana bantuan sosial dari APBD Siak 2014-2015 itu telah di lakukan upaya pemeriksaan kepada ratusan saksi-saksi dari pemkab Siak.

Saat dikonfirmasi kepada Kajati Riau, melalui Kasipenkum Kejati Riau, Marvelous, di ruangan Pelayanan Satu Pintu (PTSP) Kejari Riau hari ini Kamis 9 september 2021 mengatakan bahwa terkait dugaan kasus penyimpangan dana hibah bansos Siak yang di akuinya telah memasuki tahap penyidikan sejak Maret 2021 lalu, masih tetap proses.

"Yang saya satu bahwa penanganan kasus ini masih tetap berjalan, namun soal bagaimana teknisnya dan seperti apa, saya tidak bisa menjelaskan saat ini, karena saya harus Koordinasi dulu dengan pihak penyidik,"sebut Marvel.

Menurutnya, sejauh ini kasus dugaan skandal dana Bansos sebesar Rp 57 miliar di Siak masa kepemimpinan Bupati Siak Syamsuar itu masih dalam penyidikan kejaskaan, bahkan atas berbagai informasi yang beredar saat ini soal kasus tersebut di kondisikan atau jalan ditempat, Marvel yang gemar bercanda itu tidak menampik, melainkan dirinya hanya mengatakan apa yang diketahui secara fakta.

"Soal ada informasi miring diluar sana terkait proses hukum kasus dana hibah bansos Siak ini, saya tidak bisa ngomongin itu, itu hak semua orang mau bilang apa, yang pasti saya hanya mengatakan apa yang saya ketahui secara fakta, dan real, bahwa kasus ini berjalan di Kejati Riau" lanjut Marvel.


Ditempat terpisah, Direktur Formasi Riau Dr. Muhammad Nurul Huda, S.H.M.H, menyampaikan disalah satu postingan di WA Group, Kamis (9/9/21), Naik penyidikan bulan maret 2021. Skrg sdh 9 september 2021. artinya sdh mau memasuki 6 bulan. Ada apa, tahap penyidikannya sdh sampai dmn, ini mesti diberi informasi ke publik, 6 bulan ini penyidiknya ngapain aja?.(red)