Socrates: Kebahagiaan Sejati Tidak Dapat Dibeli dengan Uang

Socrates

Satuju.com - Socrates adalah seorang filsuf Yunani Klasik yang mendobrak keterbelakangan corak berpikir bangsa Yunani yang cenderung berpikiran nihilisme karena pengaruh filsafat sofistik yang dikembangkan oleh Pyhthagoras dan Gorgias.

Kalimat sederhana dari Socrates telah menginspirasi jutaan orang selama berabad-abad. Di era materialisme yang semakin menonjol, pesan Socrates ini bagaikan menjadi oase di tengah gurun, mengingatkan kita akan nilai-nilai sejati yang telah lama dicapai.

Pandangan Socrates ini mungkin bertentangan dengan persepsi umum bahwa kekayaan adalah kunci kebahagiaan. Namun, jika kita memperhatikan dengan seksama, banyak orang kaya yang merasa hampa dan tidak puas dengan kehidupan mereka. 

Hal ini menunjukkan bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang dapat dibeli. Harta benda memang dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan sesaat, namun tidak dapat memberikan kepuasan yang 
abadi. Kebahagiaan sejati berasal dari dalam diri kita, dari tindakan-tindakan baik yang kita lakukan, hubungan yang kita bina, dan kontribusi yang kita berikan kepada dunia.

Kebaikan adalah tindakan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Ini bisa berupa tindakan sederhana seperti membantu orang yang membutuhkan, berbuat jujur, atau menunjukkan empati.

Kutipan Socrates tentang kebahagiaan adalah pengingat yang kuat bahwa kebahagiaan sejati tidak dapat dibeli dengan uang. Dengan fokus pada kebaikan dan tindakan yang bermakna, kita dapat menemukan kebahagiaan yang lebih dalam dan lebih abadi.