MotoGP 2026: Aprilia Percaya Marco Bezzecchi Mampu Kalahkan Ducati
Marco Bezzecchi
Jakarta, Satuju.com - Marco Bezzecchi ditegaskan Aprilia melalui CEO mereka, Massimo Rivola akan menjadi andalannya untuk mengalahkan Ducati pada MotoGP 2026.
MotoGP 2026 akan menjadi musim yang penting bagi Aprilia untuk menuntaskan rasa penasaran mereka untuk menghentikan Ducati yang melejit bersama Marc Marquez.
Ya, pada musim lalu, pasukan Borgo Panigale tampil luar biasa melalui Marquez yang berlabel sebagai rekrutan teranyar mereka di kelas utama MotoGP.
Rider berjuluk Baby Alien itu menorehkan total 15 podium dengan 11 kemenangan di atas Desmosedici GP25 pada sesi Grand Prix atau balapan utama.
Dengan raihan tersebut, Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia lebih cepat saat musim masih menyisakan lima seri lagi, tepatnya pada GP Jepang.
Kendati cukup gemilang, peraih tujuh gelar juara dunia kelas utama itu harus mengalami nasib nahas karena kecelakaan pada seri berikutnya di Mandalika, Indonesia.
Dari insiden crash tersebut, Marquez harus mengakhiri musim lebih dini guna menjalani masa pemulihan menghadapi MotoGP 2026 mendatang.
Terlepas dari jalan yang tampak mulus dan keberhasilan mengunci gelar juara dunia lebih cepat, Marquez mulai mendapatkan perlawanan salah satunya dari Aprilia.
Pasukan Noale tampil cukup kompetitif melalui Marco Bezzecchi yang bisa mengerahkan segenap potensi dari motor RS-GP.
Murid Valentino Rossi itu sempat mengalahkan Marquez pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone dengan mendapatkan kemenangan pada balapan utama.
Setelah itu, performa Bezzecchi kian menjanjikan dengan menutup MotoGP 2025 melalui total raihan sembilan podium dengan tiga kemenangan.
Torehan itu membuat rider berkebangsaan Italia tersebut bertengger di peringkat ketiga klasemen akhir di bawah Marquez dan adiknya yang membela Gresini Racing, Alex Marquez.
Tak ayal, secercah harapan muncul di mana Aprilia optimistis bisa mengejutkan Marquez dan Ducati melalui performa menjanjikan yang sudah ditunjukkan Bezzecchi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rivola selaku CEO Aprilia yang merasa Bezzecchi patut dijadikan tumpuan utama karena tak kenal rasa takut.
Kendati demikian, Rivola juga mengharapkan daya dukung lainnya melalui rekan setim Bezzecchi yaitu Jorge Martin untuk berada dalam kondisi 100 persen prima.
"Dia tidak takut apa pun," kata Rivola, dilansir BolaSport.com dari laman Motosan.
"Tetapi untuk dorongan terakhir, saya ingin melihatnya dengan rekan satu tim dalam kondisi 100 persen sehingga tim tidak perlu fokus sepenuhnya padanya, tetapi dia siap,"imbuhnya.
Rivola merasa kepingan Aprilia belum lengkap karena Martin beberapa kali harus berjibaku dengan cedera yang dialaminya.
"Saya berharap Martin kembali ke puncak sehingga kami memiliki dua pembalap yang sangat kuat," ucap Rivola.
"Tujuannya adalah untuk memperbarui kontrak mereka berdua dan menjadikan Bezzecchi sebagai andalan kami."
"Itu sangat mengkhawatirkan bagi tubuhnya,saya tidak tahu apakah orang normal akan pulih dalam setahun dari apa yang terjadi padanya, apalagi seseorang yang balapan motor," imbuhnya.

