PWNU Riau Gelar Rapat Istimewa, Bahas SK PBNU hingga Arah Organisasi ke Depan

PWNU Riau. (poto/ist)

Pekanbaru, Satuju.com — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau menggelar rapat istimewa pada Senin malam, 29 Desember 2025, untuk menyikapi dinamika organisasi pasca diterbitkannya sejumlah Surat Keputusan (SK) oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Rapat yang berlangsung di Jalan Utama Sari No. 1, Tangkerang Selatan, Pekanbaru tersebut dihadiri jajaran pengurus PWNU Riau, dan dipandang sebagai forum strategis guna menjaga keutuhan serta marwah jam’iyah Nahdlatul Ulama di Provinsi Riau.

Dalam rapat tersebut, PWNU Riau secara khusus mencermati berbagai permintaan, arahan, serta informasi terkini yang berkembang di internal PBNU. Pencermatan dilakukan untuk memahami substansi kebijakan PBNU sekaligus menilai implikasinya terhadap kewenangan, struktur kepengurusan, dan tata kelola organisasi NU di tingkat wilayah.

Agenda utama rapat juga difokuskan pada pembahasan sikap dan respons organisasi PWNU Riau terhadap SK PBNU yang saat ini berlaku. Pengurus melakukan kajian terhadap kesesuaian SK tersebut dengan Anggaran Rumah Tangga (ART) dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama, serta dampaknya terhadap stabilitas organisasi dan kesinambungan program kerja PWNU Riau.

Selain itu, rapat menegaskan kembali komitmen kelembagaan PWNU Riau untuk tetap berpedoman pada prinsip-prinsip dasar NU, antara lain nilai tawassuth (moderasi), tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), serta mekanisme musyawarah sebagai landasan pengambilan keputusan organisasi.

PWNU Riau juga membahas langkah-langkah strategis organisasi ke depan, termasuk arah kebijakan pasca terbitnya SK PBNU, upaya menjaga soliditas pengurus hingga ke tingkat cabang dan ranting, serta strategi merawat persatuan jam’iyah agar dinamika yang terjadi tidak berujung pada konflik internal.

Seluruh rangkaian pembahasan diarahkan untuk memperkuat keutuhan organisasi, menjaga marwah kelembagaan PWNU, serta memastikan keberlangsungan peran Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Provinsi Riau.

Rapat yang diawali dengan makan malam bersama tersebut juga menjadi ruang penyerapan pandangan dan masukan dari seluruh pengurus, guna menghasilkan sikap dan keputusan organisasi yang kolektif, bermartabat, serta bertanggung jawab sesuai khittah Nahdlatul Ulama.