Potret Manusia Paling Buruk dalam Timbangan Ilahi

Ilustrasi. (poto Ai)

Satuju.com - Bukan Iblis. Bukan pula Fir’aun.

Yang dimaksud adalah manusia yang mengetahui kebenaran, namun dengan sadar menolaknya.

Dalil Al-Qur’an

Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk di sisi Allah ialah mereka yang tuli dan bisu, yang tidak mau menggunakan akalnya.”
(QS. Al-Anfāl: 22)

Mereka memiliki telinga, tetapi enggan mendengar kebenaran.
Memiliki mata, tetapi menolak melihat tanda-tanda kekuasaan Allah.
Memiliki hati, namun mengeras hingga tak lagi peka.

Allah juga berfirman:

أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ

“Mereka seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat.”
(QS. Al-A‘rāf: 179)

Lebih sesat dari binatang, sebab binatang tidak dibebani amanah akal dan iman.

Mengapa Lebih Buruk dari Iblis?

Iblis mengakui Allah sebagai Rabb, namun ia sombong dan membangkang.
Sementara manusia ini mengaku beriman, tetapi berani menentang perintah Allah dengan penuh kesadaran.

Iblis berkata:

“Ya Rabbku…”
(QS. Al-A‘rāf: 12)

Adapun manusia durhaka:

Mengetahui shalat itu wajib, tetapi sengaja meninggalkannya.
Mengetahui yang haram, namun tetap mengejarnya.
Mengetahui adanya akhirat, tetapi hidup seolah tak akan pernah dihisab.

Mengapa Lebih Buruk dari Fir’aun?

Fir’aun kufur karena kesombongan kekuasaan.
Manusia ini kufur karena cinta dunia dan tunduk pada hawa nafsu.

Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:

فَاسْتَخَفَّ قَوْمَهُ فَأَطَاعُوهُ

“Fir’aun memperdaya kaumnya, lalu mereka mengikutinya.”
(QS. Az-Zukhruf: 54)

Namun manusia zalim hari ini:

Menyesatkan keluarganya sendiri.
Merusak amanah kepemimpinan.
Menjual agama demi kepentingan dunia.

Dosanya tidak berhenti pada dirinya, tetapi berantai dan menjerumuskan orang lain.

Hadis Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Orang yang paling keras azabnya pada hari kiamat adalah orang alim yang ilmunya tidak bermanfaat.”
(HR. Thabrani, hasan)

Dalam hadis lain disebutkan:

“Akan didatangkan seseorang pada hari kiamat, lalu dilemparkan ke neraka hingga terburai ususnya. Ia dahulu menyuruh kepada kebaikan, namun tidak mengerjakannya, dan melarang kemungkaran, tetapi justru melakukannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Siapakah Mereka?

Mereka yang mengetahui agama, tetapi meremehkannya.
Memiliki keluarga, namun menelantarkan tanggung jawab.
Memegang amanah kepemimpinan, tetapi berlaku zalim.
Berilmu, namun munafik dalam perbuatan.

Merekalah manusia paling buruk, karena dengan sadar merusak diri sendiri sekaligus orang lain.

Renungan

Iblis durhaka satu kali.
Fir’aun zalim di hadapan manusia.

Namun manusia jenis ini:

Bermaksiat setiap hari.
Berani menentang perintah Allah.
Dan wafat tanpa taubat.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta‘ala melindungi kita dari menjadi manusia yang lebih hina daripada Iblis dan Fir’aun.

Doa

“Ya Allah, jangan Engkau jadikan kami orang yang mengetahui kebenaran lalu mengkhianatinya. Lembutkan hati kami sebelum Engkau mengeraskannya dengan azab-Mu.”

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ