Warga Desa Muntai Bersatu dalam Ziarah Kubur, Pererat Silaturahmi dan Nilai Adat

Warga Desa Muntai Bersatu dalam Ziarah Kubur

Muntai, Satuju.com — Pemerintah Desa Muntai menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ziarah kubur, tahlil, zikir, dan doa bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan nilai adat dan keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin, menyampaikan apresiasi setulus hati kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa adat istiadat masih dijunjung tinggi, agama tetap dipelihara, serta hubungan kekeluargaan antarwarga tetap terikat erat dalam semangat kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ziarah kubur tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga pengingat bagi masyarakat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara sehingga penting untuk terus menjaga nilai adat dan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, pesan-pesan adat juga kembali diingatkan, seperti pentingnya menjunjung tinggi nilai musyawarah dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Prinsip “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah” disebut menjadi pedoman agar kehidupan masyarakat tetap berada dalam koridor nilai budaya dan agama.

Selain itu, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya menjaga marwah kampung agar tetap terpelihara melalui sikap saling menghormati, memuliakan yang lebih tua, membimbing yang muda, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Desa Muntai berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini dapat terus dipertahankan sehingga kehidupan masyarakat senantiasa berada dalam keberkahan dan lindungan Allah SWT.

Di akhir penyampaiannya, Kepala Desa juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan ziarah kubur dan doa bersama ini menjadi refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai sosial budaya masyarakat Desa Muntai agar tetap menjaga adat, memperkuat keimanan, serta mempererat persaudaraan antarwarga.