Teror Diduga Menyasar Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Pesan Fitnah Dikirim ke Orang Tua

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto

Yogyakarta, Satuju.com — Teror yang menimpa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, dilaporkan merembet hingga ke keluarga. Informasi ini pertama kali disampaikan melalui akun Instagram inspacta.id.

Tiyo menuturkan, teror terhadap ibundanya terjadi pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Saat itu, ibunya menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp dari nomor tak dikenal yang berisi tuduhan bahwa Tiyo menggelapkan dana kampus.

“Hobi nilep dana kampus ternyata, pantesan aktif banget, biar dapat setoran,” begitu bunyi pesan peneror yang dibacakan Tiyo saat dihubungi pada Ahad, 15 Februari 2026.

Tak hanya berisi narasi tuduhan, pengirim pesan juga mencantumkan foto Tiyo dengan keterangan bahwa ia disebut ‘tilep’ dana penggalangan untuk mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar.

Tiyo mengatakan, setelah menerima pesan tersebut, ibundanya merasa waswas. Ia pun berupaya menenangkan sang ibu dan memastikan bahwa situasi tetap aman.

“Saya yakinkan ibu bahwa tidak akan ada apa-apa,” ujar Tiyo.

Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut terkait pihak yang diduga berada di balik teror tersebut maupun langkah yang akan ditempuh selanjutnya. Kasus ini menambah daftar dugaan intimidasi yang menyasar aktivis mahasiswa dan keluarganya.

Jika mau, saya bisa buatkan versi lebih tajam (investigatif/feature mendalam) atau versi singkat straight news.