Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Polisi Identifikasi Pelaku dan Lakukan Perburuan
Ilustrasi. (poto Ai)
Jakarta, Satuju.com - Pihak kepolisian mengungkap bahwa identitas pelaku dalam kasus penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, telah berhasil dikantongi. Aparat kini melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku.
Kasus yang terjadi pada Kamis malam (12/3/2026) di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, ini diduga sebagai aksi teror terorganisir yang menyasar ruang kebebasan sipil.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan kronologi pergerakan pelaku berdasarkan rekaman CCTV:
“Diduga empat orang pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Mereka berputar dari Monas ke kawasan Tugu Tani, lalu ke Jalan Medan Merdeka Timur, menuju YLBHI, dan sempat ke SPBU Cikini Raya.”
Ia menambahkan, pelaku mulai aktif membuntuti korban setelah kegiatan di YLBHI.
“Korban sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini Raya, dan itu diikuti pelaku. Sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB, para pelaku terlihat di lokasi tersebut sebelum kembali menunggu di sekitar KFC Cikini.”
Berdasarkan investigasi, terungkap sejumlah fakta penting:
Empat pelaku membagi peran dalam dua motor dan mengikuti korban sejak beberapa titik strategis hingga lokasi eksekusi di Jalan Salemba.
Cairan yang digunakan memiliki daya rusak tinggi. Korban mengalami luka bakar serius hingga 24% pada wajah dan dada, serta terancam kehilangan penglihatan. Saat ini dirawat intensif di RSCM.
Polisi melalui Puslabfor Bareskrim Polri tengah mengembangkan bukti DNA dan sidik jari dari barang bukti yang diamankan.
Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai ujian bagi penegakan hukum dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Selain menangkap para pelaku lapangan, desakan juga menguat agar aparat mengungkap aktor intelektual di balik serangan ini.
Koalisi masyarakat sipil menuntut pengusutan transparan dan menyeluruh tanpa ada yang ditutup-tutupi.

