Gagal Podium Tiga Musim Beruntun, Marc Marquez Kehilangan Sentuhan di Sirkuit Favorit

Marc Marquez

Jakarta, Satuju.com - Usai meraih hasil kurang memuaskan pada MotoGP Amerika 2026, Marc Marquez, dinilai berada dalam situasi mengkhawatirkan.

MotoGP Amerika 2026 pada akhir pekan kemarin berakhir dengan kurang memuaskan bagi Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati.

Si Alien merampungkan lomba selama 20 lap tersebut di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat itu di urutan kelima.

Penampilan Marquez sendiri cenderung kurang meyakinkan sejak kualifikasi di mana sebelumnya dia harus start dari urutan keenam.

Nasib sial bahkan sempat dialami peraih tujuh gelar juara dunia kelas utama itu saat menjalani sprint race dengan mengalami crash saat lap 1 berjalan.

Dengan hasil ini, Marquez tercatat sudah 3 musim secara beruntun belum lagi meraih hasil podium di lintasan sepanjang 5,51 kilometer tersebut.

Menilik riwayat yang ada, rider berusia 33 tahun itu sempat mengukir dominasi di COTA sejak linatsan ini masuk dalam kalender MotoGP musim 2013 lalu.

Marquez selalu menjadi pemenang di sirkuit yang berlawanan dengan arah jarum jam ini pada periode 2013 hingga 2018.

Pada musim 2019, dia mengukir gagal finis tatkala sedang memimpin balapan di posisi terdepan.

Bahkan saat sedang didera musim yang sulit pada 2021 bersama Honda dan usai cedera parah pada tahun sebelumnya, Marquez masih bisa meraih kemenangan.

Mantan pembalap MotoGP Carlos Checa menilai bahwa penampilan Marquez di COTA kali ini sangat berbeda. di mana dia melaju di bawah standar yang dia miliki.

Pria yang kini bekerja sebagai komentator di DAZN itu merasa Marquez melaju di bawah level dari biasanya.

Di mata Checa, kecelakaan yang dialami pada hari pertama MotoGP Amerika 2026 menghadirkan penurunan level sosok yang identik dengan nomor 93 itu di COTA kali ini.

"Saya pikir itulah masalahnya (fisik), karena saya belum pernah melihat Marquez di COTA dengan motor di bawah level ini, jadi ada sesuatu yang salah," kata Checa.

"Kita lihat saja nanti, tetapi dia bahkan tertinggal dari beberapa rekan setimnya di Ducati, jadi jelas bahwa Marquez perlu mendapatkan kembali kepercayaan dirinya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Checa menekankan kepada Marquez untuk secepatnya bangkit guna menghentikan rival terkuatnya Marco Bezzecchi (Aprilia) untuk memperlebar keunggulan klasemen.

"Dia perlu mengatasi keterbatasan yang mungkin dimilikinya, dan kita lihat apakah itu mungkin dalam jangka pendek," kata Checa.

"Karena balapan terus berlangsung dan jarak dengan para rivalnya terus melebar," imbuhnya, dilansir dari Motosan.

Terlepas dari kendala yang ada, Checa tetap mengakui penampilan Marquez yang tak kenal menyerah dan terus berupaya mengungguli rivalnya.