Gerakan ASRI Pemko Padangsidimpuan Masih Berkutat di Lingkungan Perkantoran, Warga: Ini Persoalan Serius dan Krusial
Kantor Walikota Padangsidimpuan. (poto/net)
Padangsidimpuan, Satuju.com - Tentang Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Belum sepenuhnya berjalan sampai ke tingkat lingkungan Kelurahan dan Desa. Masih sebatas rutinitas di tingkat lingkungan perkantoran pemerintah kota Padangsidimpuan. Atas Implementasi dari Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 600.11/889/SJ/tertanggal 18 Februari 2026,
Padahal, ini salah satu program Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Probowo Subianto.
Dan salah satu poin implementasi Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) adalah meminta seluruh pemerintah daerah, dalam hal ini Pemko Padangsidimpuan menyusun langkah dan menetapkan langkah strategis untuk mendukung dan menjalankan program Gerakan ASRI sampai ketingkat lingkungan Kelurahan dan Desa.
Sekretaris Daerah (Sekda), Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE mengatakan "Masih ditingkat lingkungan perkantoran, kedepan kita menyasar ke tingkat lingkungan masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi. Kamis (9/4/2026).
Tambahnya, Seharusnya Pemerintah Kota Padangsidimpuan bergerak cepat, tepat dan menyasar ketika sudah ada Instruksi langsung dari Presiden dan Surat Edaran (SE) dari Mendagri tentang Program Gerakan Asri tersebut.
Namun demikian, salah seorang warga Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Tobing menyampaikan untuk menciptakan lingkungan bersih, tertata, dan aman, kita harus melihat bagaimana sampah plastik berserakan dimana-mana di Kota Padangsidimpuan ini. Ini kan mencerminkan, bahwa Gerakan ASRI itu belum sepenuhnya berjalan ke tingkat lingkungan Kelurahan dan Desa.
Belum lagi kalau kita melihat bagaimana sampah plastik berserakan dimana-mana di Kota Padangsidimpuan ini. Ini kan mencerminkan, bahwa Gerakan ASRI itu belum sepenuhnya berjalan ke tingkat lingkungan Kelurahan dan Desa," tambahnya.
Lanjut Tobing, Sampah plastik ini jangan dianggap sepele, ini bisa menjadi boom waktu, jika tidak segera di tangani dengan serius. Pemerintah Kota Padangsidimpuan mestinya melihat sampah ini, Ini persoalan yang sangat serius. Karena inilah salah satu persoalan serius dan krusial di Kota ini.
Lanjutnya lagi, secara umum banyak parit - parit di Kota Padangsidimpuan ini yang sumbat akibat tumpukan sampah. Ini dampaknya bisa mengakibatkan banjir," pungkasnya dengan nada mendalam.(Ardi Dongoran)

