Abrasi di Teluk Pesisir Bengkalis Viral, Warga Sindir Dewan dan Desak Pemerintah Bertindak
Abrasi di Teluk Pesisir Bengkalis Viral dari Facebook. (poto/ist)
Bengkalis, Satuju.com – Kondisi abrasi yang semakin parah di Dusun Teluk Pesisir, Desa Teluk Papal, Kabupaten Bengkalis, kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Unggahan warga bernama Syamsul Khairi di akun Facebook pribadinya yang kemudian dibagikan ke akun @Info Riau memicu berbagai tanggapan masyarakat terkait kerusakan pesisir yang terus terjadi.

Dalam unggahannya, Syamsul Khairi menyampaikan sindiran keras kepada para anggota dewan dan pemerintah terkait minimnya penanganan abrasi di wilayah mereka.
“Biar sampai muak anggota dewan asalkan pemerintah tahu kalau kami tak pernah muak jika lima tahun sekali calon-calon dewan datang ke daerah kami. Selagi masalah belum bisa ditangani oleh pemerintah saya akan terus posting ini, karena abrasi di daerah kami sangat memprihatinkan,” tulisnya.
Unggahan tersebut memperlihatkan kondisi garis pantai di Dusun Teluk Pesisir yang terus terkikis ombak laut. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi pohon kelapa kini perlahan hilang akibat abrasi yang disebut warga semakin parah dari tahun ke tahun.
Warga mengaku sedih dan khawatir melihat kondisi kampung pesisir mereka yang terus tergerus tanpa penanganan serius. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan sebelum abrasi semakin meluas dan mengancam keberadaan daratan Pulau Bengkalis.
“Benar sekali, sebenarnya kemarin program pembangunan pemecah ombak itu sangat efektif untuk mengurangi dampak abrasi di pesisir pantai Bengkalis,” ujar seorang warga.
Kekhawatiran juga disampaikan warga lainnya yang menilai abrasi dapat berdampak besar terhadap keberlangsungan wilayah pesisir jika terus dibiarkan.
“Kalau dibiarkan, Pulau Bengkalis akan lenyap,” ungkap warga dengan nada prihatin.
Syamsul Khairi juga meminta perhatian berbagai pihak agar persoalan abrasi di Dusun Teluk Pesisir tidak terus diabaikan.
“Abrasi yang memprihatinkan, inilah dusun kami yang sangat memprihatinkan. Mohon kepada wartawan dan pengacara bantu kami pak. Kalau tidak cepat diatasi, titik koordinat dalam peta semakin mengecil Pulau Bengkalis ini,” katanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menanggulangi abrasi, termasuk pembangunan pengaman pantai dan pemecah ombak yang dinilai efektif mengurangi dampak abrasi di kawasan pesisir Bengkalis.
