PEMANTAUAN PERTUMBUHAN JAGUNG SULIGI
Polsek Rokan IV Koto Pantau Jagung Demi Swasembada Pangan
Personel Polsek Rokan IV Koto turun langsung ke lahan pertanian seluas sekitar dua hektare. (poto/ust)
Polsek Rokan IV Koto memantau pertumbuhan jagung di Desa Suligi guna mendukung program swasembada pangan nasional.
ROKAN HULU, Satuju.com — Pemantauan pertumbuhan jagung di Desa Suligi, Kecamatan Pendalian IV Koto, menjadi langkah nyata Polsek Rokan IV Koto dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (15/05/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Personel Polsek Rokan IV Koto turun langsung ke lahan pertanian seluas sekitar dua hektare untuk mengecek kondisi tanaman jagung yang masih berada pada fase awal pertumbuhan. Pemantauan dilakukan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal dan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
Dari hasil pengecekan, tanaman jagung diketahui telah berumur sekitar sembilan hari dengan kondisi pertumbuhan yang cukup baik. Meski demikian, petugas menemukan beberapa titik tanaman yang belum tumbuh merata serta area lahan yang membutuhkan tambahan pemupukan.
Temuan tersebut langsung menjadi perhatian untuk dilakukan perawatan lanjutan agar hasil panen nantinya sesuai target. Jika proses pemeliharaan berjalan konsisten, panen diperkirakan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026.
Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H. menegaskan pihaknya terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian desa.
“Polsek Rokan IV Koto berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Kami memastikan pendampingan, pemantauan, dan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat dapat berjalan optimal di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan komoditas jagung perlu dilakukan secara berkelanjutan karena memiliki nilai strategis dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan produktivitas masyarakat.
Kegiatan pemantauan tersebut sekaligus menegaskan peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung sektor pertanian yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 11.30 WIB.
