Imam Masjid Al-Falah Sabang Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA, Dinilai Respons Cepat Aspirasi Rakyat
Imam Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Tgk. Muchtar Andhika
Sabang, Satuju.com - Imam Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Tgk. Muchtar Andhika menyampaikan apresiasi terhadap langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), Selasa (19/5/2026).
Menurut Tgk. Muchtar, keputusan tersebut menunjukkan respons cepat Pemerintah Aceh dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang sebelumnya disuarakan melalui berbagai aksi, termasuk demonstrasi mahasiswa.
“Ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Aceh terhadap aspirasi masyarakat. Sikap Bapak Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menunjukkan bahwa pemerintah tetap membuka ruang dialog dan mendengar suara rakyat. Sangat luar biasa, Alhamdulillah untuk Bapak Gubernur Aceh yaitu Mualem,” ujarnya.
Ia menilai, dalam konteks kekhususan Aceh dan kehidupan demokrasi, kebijakan yang menyangkut layanan dasar seperti JKA sangat berkaitan dengan rasa keadilan sosial serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Tgk. Muchtar juga menyebut pencabutan pergub tersebut dapat dipandang sebagai langkah menjaga stabilitas sosial sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.
“Keputusan ini menjadi pesan penting bahwa komunikasi publik dan perhatian terhadap aspirasi masyarakat merupakan hal utama dalam proses pengambilan kebijakan. Pemerintah yang kuat bukan pemerintah yang memaksakan kebijakan, tetapi pemerintah yang mampu mendengar, mengevaluasi, dan memperbaiki arah ketika muncul kegelisahan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia berharap momentum pencabutan Pergub JKA dapat menjadi awal perbaikan tata kelola program kesehatan di Aceh agar lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan tanpa mengurangi hak dasar masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.
“Dukungan rakyat akan semakin kuat jika kebijakan dibangun melalui dialog, keterbukaan, dan keberpihakan pada kepentingan publik,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Tgk. Muchtar Andhika berharap Aceh dapat terus maju dan berkembang di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.
