Hashim Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Dirusak, Singgung "Hamba Iblis"

Foto Ai hanya ilustrasi, TERIAK HASHIM!.(poto/ist/Lhynaa Marlynaa)

JAKARTA, Satuju.com - Hashim Program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan setelah Hashim Djojohadikusumo menegaskan komitmennya menjaga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan program tersebut harus berjalan sesuai tujuan dan tidak boleh dirusak oleh praktik penyimpangan.

Dalam sebuah forum, Hashim menyebut MBG merupakan program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan angka stunting di Indonesia.

Saat menyampaikan pidatonya, Hashim melontarkan peringatan keras kepada pihak yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program tersebut.

"Jangan sampai tujuan mulia, jangan sampai program yang bagus sekali ini, dirusak oleh setan-setan dan hamba iblis di seluruh Indonesia!" tegas Hashim.

Pernyataan itu langsung menjadi perhatian publik dan memicu beragam respons di media sosial. Sejumlah warganet mendukung komitmen pemerintah dalam menjaga program tersebut agar tepat sasaran.

Namun, sebagian lainnya menanggapi dengan nada skeptis. Mereka mengingatkan bahwa berbagai janji politik sebelumnya dinilai belum sepenuhnya terealisasi sehingga pemerintah perlu membuktikan komitmennya melalui pelaksanaan program yang transparan dan akuntabel.

Beberapa komentar yang muncul di media sosial antara lain mempertanyakan realisasi janji lapangan kerja serta membandingkan dengan janji-janji pemerintahan sebelumnya yang dinilai belum seluruhnya terpenuhi.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan ibu hamil. Pemerintah juga menegaskan pentingnya pengawasan agar anggaran dan distribusi program tidak disalahgunakan.

Pernyataan Hashim tersebut menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan, sehingga manfaatnya benar-benar diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.