satuju.com

Copyright © satuju.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

ACT feat PII-MAU, Bagikan Makan Siang Gratis dan ada Armada Kemanusiaan

Duri, Satuju.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Duri bersama dengan Persatuan Ibu-ibu Masjid Agung Ushuluddin (PII-MAU) melaksanakan Program Operasi Makan Gratis.


Program Makan Gratis di hari yang penuh barokah itu distribusikan sebanyak 100 paket dan diberikan kepada masyarakat Duri pada umumnya.


Sasaran yang diberikan kepada penerima manfaat yang berhak mendapatkannya yaitu pekerja jalanan seperti tukang parkir, ojek, tukang sapu, masyarakat yang sedang Isolasi Mandiri (Isoman), Dhuafa, panti Asuhan dan pondok Pesantren.


Dengan tag linenya #IndonesiaDaruratSolidaritas, diharapkan para dermawan mengulurkan tangannya, memberikan donasinya baik berupa uang dan barang atas program yang dimaksud, dan hal ini tentu sangat terbantu sekali bagi kebutuhan gizi masyarakat.


“Tentu kami dari ACT mengucapkan Jazakumullah Khoiron Katsiro atas kedermawanan Sahabat PII-MAU yang telah rutin memberikan amanahnya kepada kami untuk didistribusikan kepada yang berhak, semoga amal jariyah menjadi barokah tentu Lillahita’ala”, ucap Fauzi selaku Pimpinan cabang ACT Duri, kepada awak media, Sabtu (9/10/21).


Tambahnya, ACT Duri sampai saat ini masih gencar mempublish program-program kemanusiaan, selain Operasi Makan Gratis tadi, ada program unggulan lainnya yang dimaksud adalah mempublish Armada Kemanusiaan seperti Foodbus, Foodtruck, Ricetruck dst.


Apa itu Armada Kemanusiaan Foodbus, simak penjelasannya di Youtube ACT https://bit.ly/ArmadaACT 


Sampai hari ini, Armada Kemanusiaan Foodbus telah roadshow di Negeri Ranah Minang, mulai dari Jakarta turun ke Padang, Bukittinggi dan selanjutnya berkeliling ke daerah kabupatan/kota yang ada di Sumbar. “Kami mentargetkan armada ini juga turun ke Riau untuk menjawab persoalan kebutuhan gizi masyarakat, juga diharapkan mampu melayani masyarakat dengan maksimal, dan tentu ini perlu dukungan dari semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat Riau pada umumnya, "terang Fauzi.**