Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemko Pekanbaru Fokus Benahi Jalan dan Drainase

Rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Pekanbaru

Pekanbaru, Satuju.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan jawaban resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD (APBD-P) Tahun Anggaran 2026.

Jawaban tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Senin (28/9/2026) siang.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Dikky Suryadi Khusaini, dan Andry Saputra.

Usai rapat paripurna, Markarius mengatakan sejumlah fraksi DPRD menyoroti persoalan pembangunan infrastruktur, terutama kondisi jalan dan penanganan banjir atau penumpukan udara pascahujan.

Menurutnya, pengumpulan yang muncul di sejumlah ruas jalan dapat kembali merusak infrastruktur jalan yang baru selesai dibangun. Oleh karena itu, pembenahan sistem drainase menjadi salah satu perhatian Pemko Pekanbaru.

“Para anggota dewan banyak menyoroti terkait banjir atau penimbunan udara di badan jalan yang menyebabkan jalan yang baru dibangun rusak lagi. Kami mengucapkan terima kasih dan tentu ini segera kami tindak lanjuti untuk memperbaiki saluran-saluran drainase kita,” ujar Markarius.

Ia menjelaskan, Pemko Pekanbaru sejak tahun 2025 telah menetapkan skala prioritas dalam penanganan infrastruktur. Perbaikan jalan yang kondisinya memprihatinkan didahulukan agar tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

Menurut Markarius, pengerjaan drainase dilakukan setelah kondisi jalan diperbaiki. Hal itu dinilai penting agar masyarakat tidak semakin terbebani akibat kondisi jalan yang rusak.

“Kalau kita kerjakan drainase duluan sambil memutarnya masih hancur, tentu semakin membebani masyarakat. Jadi jalan diperbaiki dulu, setelah itu baru masuk memperbaiki dan menormalisasi drainase,” jelasnya.

Ia menambahkan, jarak waktu antara pengerjaan jalan dan drainase akan diupayakan tidak terlalu lama sehingga genangan tidak kembali mengganggu ruas jalan yang telah diperbaiki.

“Insyaallah, jika jarak waktu perbaikan jalan dan drainase tidak terlalu jauh, tidak akan menjadi masalah,” tegasnya.

Berdasarkan pendataan lapangan, Markarius menyebut saat ini masih terdapat beberapa titik ruas jalan yang mengalami penumpukan cukup lama karena saluran drainase belum berfungsi secara optimal.

Pemko Pekanbaru telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk segera menangani titik-titik tersebut.

"Itu sudah kita tugaskan kepada OPD teknis untuk segera dibereskan. Seperti di Jalan Bangau, itu sudah jadi atensi kita," pungkas Markarius.