satuju.com

Copyright © satuju.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Mutasi Eselon II; Dr.Elviriadi; Ini Tikungan Karir Politik Syamsuar

Pekanbaru, satuju.com - Sekitar bulan Oktober tahun ini, Gubernur Syamsuar akan meluncurkan Kinerja sekaligus mutasi Eselon II Pemprov Riau. 


Menyikapi itu, tokoh masyarakat Riau Dr. Elviriadi, M.Si menyampaikan apresiasi dan pandangan, Jumat 10 September 2021.


“Ya, saya menghargai Pak Gubri mau evaluasi staf. Memang harus di rolling dan resuffle,” kata Elv.


Aktivis Muhammadiyah Riau ini menilai beberapa kunjungan misi dwitunggal Syamsuar-Edi belum signifikan dirasakan publik.


"Agenda Riau Hijau misalnya, staf Gubri belum punya road map, dan agenda konkrit implementatif. Begitu juga Perkebunan soal HGU yang berlebih, ini menimbulkan keresahan sosial dan konflik," beber mantan aktivis Unri itu.


Putra Meranti yang kerap menjadi saksi ahli tersebut menyayangkan ada staf Dinas LHK yang membidangi Pengaduan Limbah Chevron tiba-tiba di mutasi.

"Mungkin ada pembisik yang keliru, laporan ABS (asal bapak senang). Pak Syamsuar harus baca "keluhan" dan aspirasi publik. Ini tikungan karir politik beliau, baik untuk periode kedua atau jadi Menteri, "terang Elv.


Elviriadi menambahkan, saat ini Pemprov Riau sedang turut tergugat Perdata soal limbah oleh LPPHI di PN Pekanbaru. "Nah inikan terjadi karena mutasi pejabat yang keliru, sehingga terkesan Pemprov meminggirkan staf yang pruden, "ungkapnya.


Prestasi Gubernur Syansuar, kata dia, terlihat pada komitmen Zakat (Baznaz) dan pendidikan. "Karena Seorang pemimpin Melayu itu identik dengan islam. Nilai islam itu mendorong birokrasi menjadi responsif, idealis dan inovatif.


Sayangnya mutasi Eselon II dan III selama ini diperebutkan demi pundi kekayaan. Masalah-masalah di bawah tak tau itu birokrat, tapi didiamkan dan dimanfaatkan oleh rakyat melarat. Kepunanlah kami kene bengak-bengak, Wak! Telouw Temakollah tinggal lagi, "pungkas ahli lingkungan yang istiqamah gundul demi hutan.**