Tangis Pecah di Depan Kantor Bupati Lombok Tengah, Ratusan Karyawan Alfamart Protes Penutupan Toko
Ratusan Karyawan Alfamart Protes Penutupan Toko
Lombok, Satuju.com - Suasana haru menyelimuti aksi unjuk rasa ratusan pekerja yang tergabung dalam Himpunan Karyawan Alfamart Terdampak Penutupan Toko di depan Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (20/5/2026).
Ratusan pemuda dan pemudi lokal yang selama ini bekerja di sejumlah gerai Alfamart tampak tidak kuasa menahan air mata saat menyampaikan tuntutan mereka terkait penutupan toko yang berdampak pada hilangnya mata pencaharian.
Isak tangis pecah di tengah aksi ketika beberapa perwakilan karyawan mulai menyampaikan keluh kesah mereka di bawah terik matahari. Dengan suara bergetar, mereka mengaku bingung menghadapi masa depan yang kini penuh ketidakpastian setelah gerai tempat mereka bekerja ditutup.
Penutupan toko disebut telah memutus satu-satunya sumber penghasilan yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, membayar cicilan, hingga menyambung kehidupan sehari-hari.
Sejumlah peserta aksi terlihat saling berpelukan sambil menangis saat mendengarkan curahan hati rekan-rekan mereka. Beberapa di antaranya bahkan berharap pemerintah daerah dapat turun tangan mencari solusi agar para pekerja tetap mendapatkan pekerjaan dan kepastian nasib.
Dalam aksi tersebut, para karyawan juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat penutupan gerai ritel tersebut, terutama bagi para pekerja lokal yang kini kehilangan pekerjaan.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan menjadi perhatian masyarakat yang melintas di sekitar Kantor Bupati Lombok Tengah. Hingga aksi berlangsung, para pekerja masih berharap ada jalan keluar agar mereka tidak kehilangan masa depan akibat penutupan toko tersebut.
