KUKERTA UNRI 2026 Masuk Desa Muntai, Bawa Misi Membangun Kampung
KUKERTA UNRI 2026 resmi hadir di Desa Muntai. Sebanyak 10 mahasiswa siap menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan tema Membangun Kampung.(poto/ist)
MUNTAI, Satuju.com - KUKERTA UNRI Desa Muntai resmi dimulai setelah Pemerintah Desa Muntai menyambut kedatangan 10 mahasiswa Universitas Riau yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat pada 2026. Kehadiran mahasiswa tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga.
Sepuluh mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau 2026 yakni Risky Yehezkiel Syahputra Siregar, M. Ainul Lutfi, Wita Hazura, Dela Puspita, Fatilah Khairina, Haya Nisrina Afifah, Aisyah, Tasyannah, Silvia Khairani Harahap, dan Suryani Wulandari.
Mengusung tema "Membangun Kampung", para mahasiswa akan menjalankan sejumlah program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga kegiatan sosial yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga Desa Muntai.
Penyambutan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pemerintah Desa Muntai juga menyatakan kesiapan mendukung seluruh kegiatan yang akan dijalankan selama masa pengabdian.
Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin, menilai kehadiran mahasiswa menjadi peluang menghadirkan gagasan dan inovasi baru untuk mendukung kemajuan desa.
"Pemerintah Desa Muntai sangat mendukung kegiatan KUKERTA Universitas Riau Tahun 2026. Kami berharap para mahasiswa dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam menjalankan program-program yang bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Muntai," ujar Muhammad Nurin.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Desa Muntai, Kamil, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta KUKERTA UNRI 2026.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KUKERTA Universitas Riau di Desa Muntai. Semoga kehadiran kalian dapat membawa perubahan yang positif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap program-program yang dilaksanakan dapat membantu Desa Muntai menjadi lebih maju dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat," ungkap Kamil.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan menjalin kerja sama dengan mahasiswa agar seluruh program yang telah disusun dapat berjalan optimal.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi baru yang mendukung terwujudnya Desa Muntai yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Kehadiran mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 juga menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan sekaligus mempererat hubungan dunia akademik dengan masyarakat.
