Bukan Sekadar Pengharum, Ini Manfaat Kapur Barus dan Bahayanya

Kapur Barus. (poto/net)

Pekanbaru, Satuju.com — Kapur barus atau kamper selama ini lebih dikenal sebagai benda yang biasa diletakkan di kamar mandi maupun lemari pakaian untuk memberikan aroma khas.

Benda berukuran kecil ini ternyata memiliki sejumlah kegunaan dalam rumah tangga. Selain membantu mengurangi bau tidak sedap, aroma kuat dari kapur barus juga kerap dimanfaatkan untuk mengusir serangga hingga menjaga area penyimpanan tetap segar.

Namun, penggunaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Beberapa produk kapur barus mengandung bahan aktif yang dapat berbahaya jika tertelan atau terpapar dalam jumlah tertentu.

Melansir Hello Sehat, 6 November 2023, produk kapur barus yang digunakan untuk lemari, kamar mandi maupun pengusir serangga umumnya mengandung bahan aktif yang mudah menguap, seperti naftalena atau paradichlorobenzene.

Ada pula produk yang menggunakan kapur barus atau kamper sebagai bahan utama. Senyawa tersebut dapat berubah uap menjadi pada suhu ruang sehingga kapur barus mampu mengeluarkan aroma khas tanpa harus dibakar ataupun dilarutkan.

Beragam Manfaat Kapur Barus

Salah satu penggunaan kapur barus yang paling umum adalah sebagai pengharum ruangan. Aroma kuatnya dapat membantu menyamarkan bau tidak sedap, terutama di area seperti kamar mandi.

Kapur barus juga sering dimanfaatkan untuk membantu mengusir sejumlah jenis serangga. Karena aromanya yang menyengat, benda ini sering ditempatkan di kamar mandi, lemari maupun rak penyimpanan.

Di dalam lemari pakaian, kapur barus dapat membantu menjaga aroma tetap segar sekaligus mengurangi gangguan serangga pada area penyimpanan.

Kegunaan lainnya adalah membantu mengurangi bau pada sepatu. Sepatu yang sering digunakan dapat menyimpan keringat sehingga menimbulkan aroma tidak sedap. Jika digunakan untuk keperluan ini, kapur barus perlu ditempatkan dengan cara yang mencegah kontak langsung dengan kulit.

Kapur barus juga dipercaya oleh sebagian orang dapat membantu mengusir tikus karena aromanya yang menyengat. Penggunaannya biasanya dilakukan di area tertentu seperti gudang, dapur atau tempat yang menjadi mencurigakan jalur masuk tikus.

Jangan Digunakan Sembarangan

Di balik berbagai kegunaannya, kapur barus tetap perlu digunakan secara hati-hati. Produk yang mengandung naftalena atau paradichlorobenzene dapat berbahaya jika tertelan atau mengalami paparan dalam jumlah tertentu.

Oleh karena itu, kapur barus sebaiknya disimpan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan meletakkannya di lokasi yang mudah disentuh atau berpotensi disangka sebagai makanan.

Penggunaan kapur barus juga perlu mengikuti petunjuk dan peringatan yang tercantum pada kemasan masing-masing produk.

Dengan penggunaan yang tepat, kapur barus dapat dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan rumah tangga. Namun aspek keamanan tetap perlu menjadi perhatian agar manfaatnya tidak justru menimbulkan risiko bagi penghuni rumah.