4 Perusahan Besar yang Kuasai Timah di Indonesia
Tambang timah
Jakarta, Satuju.com - Pada tahun 2019, produksi timah Indonesia mencapai 78.189 ton, hal ini menjadikan Indonesia merupakan salah satu produsen timah terbesar di dunia. Melimpahnya hasil tambang timah di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh banyaknya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga melalui peran perusahaan dan pihak-pihak terkait lainnya.
Indonesia dengan sejarah panjangnya sebagai produsen timah terkemuka di dunia memiliki sejumlah perusahaan tambang timah terkenal.
Berikut daftar perusahaan pemain penambangan timah di Indonesia melansir keuangannews.id:
1. PT Timah Tbk
PT Timah Tbk menjadi salah satu perusahaan tambang timah terbesar dan tertua di Indonesia. Didirikan pada tahun 1976, perusahaan ini bermarkas di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, yang merupakan pusat produksi timah utama di Indonesia.
Perusahaan satu ini juga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan industri timah global. Dengan demikian, PT Timah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten TINS.
PT Timah sendiri merupakan produsen timah terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai 19.825 ton pada tahun 2022 dengan total pendapatan sebesar Rp13,5 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,1 triliun.
2. PT Aneka Tambang Tbk
Selain PT Timah, PT Aneka Tambang alias ANTAM juga menjadi salah satu perusahaan pertambangan timah berskala besar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1968, perusahaan ini beroperasi di berbagai sektor pertambangan, termasuk timah, nikel, emas, dan bauksit.
ANTAM sendiri merupakan perusahaan pertambangan timah milik negara yang berpusat di Jakarta. Pada tahun 2022, produksi timah ANTAM mencapai 54.255 ton dengan pendapatan sebesar Rp37,3 triliun dan laba bersih sebesar Rp7,7 triliun.
3. PT Mitra Stania Prima
Perusahaan tambang timah besar selain perusahaan pelat merah adalah PT Mitra Stania Prima (MSP). Perusahaan ini dimiliki oleh Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan adik dari calon presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sejak tahun 2013, MSP sudah aktif menambang di Mapur, Riau, Bangka Belitung dengan luas tanah 233,5 hektare dengan potensi tambang timah sebesar 7.071 ton.
4. PT AEGA Prima
PT AEGA Prima merupakan perusahaan afiliasi dari PT Arsari Tambang yang juga bergerak di bidang pertambangan timah terintegrasi di Kepulauan Bangka Belitung.
Produksi timah perusahaan ini mencapai 960 ton sepanjang tahun 2022.

