Dor! Di Akhir Tahun 2024 Polda Riau Tangkap Dua Kurir Pembawa 30 Kg Sabu, Satu Ditembak Kaki
Tangkapan Besar Akhir Tahun 2024 Polda Riau, 30 Kg Sabu Diamankan di Parkiran Hotel. Disampaikan kepada pers saat konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (26/11/2024). (Poto/istimewa).
PEKANBARU, Satuju.com - Dua kurir tersangka pembawa 30 kg sabu asal Malaysia jaringan internasional Malaysia-Riau pelaku menjemput sabu dari Sei Pakning Kabupaten Bengkalis Riau masing-masing Mulyono (45 tahun), dan Misdianto (41) berhasil diciduk di Hotel Grand Jatra Pekanbaru. Minggu (24/11/2024) pukul 23.00 WIB.
Pelaku Mulyono sempat melawan saat ditangkap dan lari akhirnya ditindak tegas ditembak petugas di kedua kakinya. Dua peluru mengenai kedua kakinya dan berhasil ditangkap.
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Manang Soebeti, Kabid Humas Kombes Pol Anom Karibianto, Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Robinson Siregar, Kombes Pol Edwin kepada wartawan menegaskan bahwa Ditresnarkoba Polda Riau tiada henti melakukan upaya-upaya penegakan hukum dengan metode, teknik, strategi, surveylence, undercoverbuy, dan lain-lain.
Upaya penegakan hukum itu kata Kapolda Riau Irjen Pol disampaikan kepada pers saat konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (26/11/2024).
Dikatakannya, setiap detik tim Polda Riau 12 kabupaten/kota yang dikomandoi oleh Direktur Reserse Narkoba tiada henti matanya dibuka, telinganya dipasang, strateginya terus dikembangkan untuk mengungkap menindak penjahat-penjahat ini.
"Kami sudah tahu siapa bandarnya. Direktur Reserse Narkoba sudah mengantongi namanya. Walaupun di negeri seberang teman-teman sudah paham semua sudah beberapa kali bandar yang me-remote kurir-kurir ini kami tangkap bekerja sama dengan Bareskrim, Tipidsus-tipidter, Polda-polda terkait," kata M Iqbal.
Saya sampaikan kepada bandar-bandar di manapun berada, jangan coba-coba lagi mengedarkan di Provinsi Riau. Kami akan sangat tegas setegas-tegasnya melakukan tindakan. Sangat tegas dan setegas-tegasnya. Berikut perangkat hukum yang dimiliki di Indonesia. Proses hukum akan kita lalui dengan setegas-tegasnya. Sampai ke Pengadilan hukuman mati," tegas Kapolda Riau dengan nada tinggi.
"Sering saya katakan, pengedar penjahat-penjahat ini akan melukai atau membahayakan nyawa petugas atau nyawa masyarakat lain, berkali-kali saya sampaikan....tembak, walaupun akibatnya mematikan. Kalau tidak petugas kami simbol negara akan hilang nyawa atau masyarakat lain," ujar Irjen Pol M Iqbal.
Sekali lagi kata Kapolda bahwa Provinsi Riau memang banyak pintunya tetapi Polda Riau jajaran akan menjaga apalagi BNNP Riau mesin-mesin manpower timnya BNNP Riau juga bergerak, BNN bergerak, kolaborasi dengan semua aparat, Bea Cukai, Pemerintah kabupaten/kota dan lain-lain.
"Saya sampaikan apresiasi kepada Tim Direktur Reserse Narkoba, adik saya calon pimpinan Polri masa depan Kombes Pol Manang, AKBP Bobby, Kompol Ryan Fajri, dan semua tim. Lanjutkan perjuangan ini. Saya sepakat kalau ada para ulama mengatakan amal kalian akan bertambah, penyelamatan generasi muda," kata Irjen M Iqbal.
Kenapa Kabid Propam berada di sini? Kapolda Riau menegaskan tidak segan-segan apabila ada oknum yang terkait dengan ini semua pelaku, pengedar maupun pengguna akan ditindak setegas-tegasnya sesuai mekanisme dan bukti-bukti yang ada.
"Tangkap terus sampai lubang tikus, lubang semut pun kejar bandar-bandar itu jangan biarkan generasi muda harapan bangsa kita akan menuju Indonesia Emas 2045 teracuni barang-barang haram ini. 30 kg hari ini di Kota Pekanbaru disita di salah satu parkiran hotel. Dua yang diduga kurir ini digerebek di salah satu kamar. Salah satu kurir ini mencoba lari karena cekatan petugas melakukan upaya paksa dan juga dia mencoba melawan petugas, upaya paksa dilakukan," kata Kapolda Riau.
Irjen M Iqbal mengatakan bahwa ini menguatkan perintah Bapak Kapolri dalam program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia. Penegakan hukum diimbangi dengan pencegahan. Imbauan, edukasi, narasi kampung-kampung narkoba dibalik ada rekayasa sosial menjadi kampung bebas narkoba, hijau dan insyaAllah menjadi kampung-kampung yang mencetak generasi muda berkarakter, yang baik. Anaknya saleh saleha di situ. Pangeran Hidayat, dan Kampung dalam sebagainya.
Nanti paska Pilkada kata Kapolda Riau pihaknya ingin mendudukkan semua stakeholder untuk merencanakan bagaimana dua kampung khususnya di Pekanbaru itu betul-betul di blow-up menjadi kampung bebas narkoba, kampung hijau, kampung sejahtera, kampung orang-orang beragama, orang-orang yang berdedikasi.

