satuju.com

Copyright © satuju.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Bentuk Kepedulian

Kapolda Riau Turut BerQurban Bersama DPP Santri Tani NU, Serahkan Satu Ekor Sapi

PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H.,S.I.K.,M.Si serahkan sapi Qurban kepada Dewan Pimpinan Pusat Santri Tani Nahdatul Ulama. 

Pemotongan hewan Qurban  dilaksanakan di komplek Agrowisata RA Kopi Aren Jalan Siak II Palas Kota Pekanbaru yang dibagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama dilaksanakan pada hari Rabu (21/7/21) sedangkan tahap kedua dilaksanakan hari Kamis (22/7/21).

Pemotongan Hewan Qurban pada Tahap pertama dilakukan penyembelihan 7 ekor hewan qurban yang terdiri dari 5 ekor Sapi dan dua ekor kambing, dengan jumlah panitia sebanyak 84 orang.

Ketua Santri Tani Nahdatul Ulama T. Rusli Ahmad, SE saat dikonfirmasi awak media disela penyerahan daging qurban mengatakan bahwa penyembelihan hewan Qurban yang dilaksanakan di komplek agrowisata  RA kopi aren itu berkat dukungan dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini terwujud karena adanya dukungan dari berbagai pihak, bapak Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyerahkan kepada DPP Santri Tani NU  satu ekor sapi Qurban dengan berat hampir satu ton, "ujar Ketua DPP Santri Tani NU itu.

Iya menjelaskan bahwa ini bentuk kepedulian Bapak Kapolda Riau kepada masyarakat yang kurang mampu dan  terdampak akibat pandemi covid 19. “Meski beliau tidak sempat turut hadir bersama kita, namun niat baik beliau membantu masyarakat dengan berqurban di Bersama Santri Tani Nahdatul Ulama, insyaallah tersampaikan kepada yang berhak menerimanya papar Ketum Santri Tani NU itu.

Rusli Ahmad menjelaskan bahwa penyaluran daging qurban pada tahap pertama ini di khususkan kepada warga yang tinggal di sekitar Area RA Kopi aren, yakni warga yang berada di kelurahan palas dan kelurahan agrowisata.

“Bershukur hari ini kita dapat menyalurkan daging qurban sebanyak 635 kantong daging kepada masyarakat di kelurahan Palas dan Agrowisata, kerena daerah ini yang kita utamakan, baik untuk anak yatim, fakir miskin dan juga saudara kita yang bekerja sebagai pemulung,  maupun masyarakat yang terpapar ekonominya karena pandemi covid 19. Ini merupakan salah satu solusi dan meningkatkan imun tubuh melalui asupan protein dengan memakan daging pungkas Rusli Ahmad.

Dari pantauan awak media, penyembelihan hewan qurban itu dilaksanakan mulai dari pagi hari, sekira pukul 09.00 WIB, dan pembagian daging dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Tampak antusias masyarakat dalam mengambil daging hewan qurban, sehingga panitia berkali kali mengingatkan masyarakat untuk tertib menjaga jarak dan tidak membentuk kerumunan dalam pengambilan daging qurban terebut.

“yang ingin mengambil daging qurban harus menggunakan masker dan tidak boleh membentuk kerumunan” ujar Hebron. K Bhabinkamtibmas Palas yang dengan cekatan mengawasi masyarakat agar tidak membentuk kerumunan dan menegur warga yang tidak menggunakaan masker. 

ada yang unik dalam pengambilan daging qurban di RA Kopi Aren tersebut, dimana biasanya untuk pengambilan daging qurban, cukup menyerahkan kupon yang telah di bagikan oleh panitia ke masyarakat, namun di RA Kopi Aren, masyarakat yang ingin menukarkan Kupon dengan daging Qurban harus menggunakan masker dan tertib didalam antrian yang telah ditentukan oleh panitia.

“Sengaja kita terapkan berbeda dari sebelumnya, untuk tahun ini kita wajibkan bagi masyarakat yang ingin menukarkan kupon Qurban, harus menggunakan masker, dan panitia telah menyiapkan puluhan kotak masker untuk di bagikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, "pungkas Rusli Ahmad.

Hal ini kita terapkan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli kepada dirinya dan keluarganya agar terhindar dari wabah covid 19 ini, kita selaku masyarakat harus turut serta bahu membahu membantu pemerintah melawan penyebaran virus covid 19 ini, kalau bukan kita siapa lagi? Jadikan diri kita sebagai satgas covid dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, "tutup Ketum Santri Tani NU Rusli Ahmad.(red)